Kategori Hibah

Kita Butuh Muatan (Konten) Lokal!

Teknologi dalam bidang media dan informasi tidak akan banyak berguna apabila isi yang disebarluaskan tidak bermanfaat untuk penduduk lokal atau tidak dimengerti karena kesenjangan budaya atau bahasa. Riset akademis menunjukkan bahwa potensi produktifitas pada organisasi ataupun pada komunitas dalam masyarakat akan meningkat apabila mereka memiliki informasi terhadap lingkungan mereka, informasi yang mereka butuhkan untuk maju.

Masyarakat akan merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri apabila mereka diberikan informasi ataupun akses pada informasi yang mereka butuhkan. Akses rakyat pada informasi adalah bagian dari lingkungan saling percaya dan perasaan aman. Memproduksi materi (isi) lokal dengan tujuan untuk menolong yang lain berpotensi menciptakan ketertarikan, mengurangi lingkungan yang penuh prasangka, dan menggerakkan masyarakat untuk melakukan tindakan ataupun mendidik perilaku kearah yang lebih baik.

Media dan teknologi mencakup berbagai bidang dan tidak hanya soal sensor dan pornografi. Media dan teknologi adalah jalur distribusi untuk materi (konten) pengetahuan yang harus dilindungi oleh semua orang dan dibuka aksesnya untuk semua, karena pengetahuan adalah daya penggerak untuk perubahan dan perbaikan.

Hibah Cipta Media Bersama hanya akan membiayai konten yang diproduksi dan disebarluaskan dengan hak cipta lisensi terbuka: Karya Cipta Bersama 3.0 (Creative Commons 3.0)

Kita butuh teknologi tepat guna!

Bersamaan dengan kehadiran teknologi kita juga memerlukan orang-orang yang mengerti tentang teknologi dan penggunaannya. Khusus untuk teknologi baru, tidak banyak orang yang berpengalaman untuk hal ini, karena itu kita membutuhkan orang-orang yang antusias tentang teknologi baru atau penggunaan baru untuk teknologi lama dan bereksperimen untuk pelayanan umum media bagi masyarakat.

Hibah akan diberikan pada inovasi teknologi tepat guna (baik baru atau lama) ataupun aplikasi-aplikasi telpon genggam untuk mendukung komunitas lokal. Nilai tambah akan didapatkan oleh desain proyek teknologi yang merangsang keinginan masyarakat untuk bekerja sama dalam pemanfaatannya, ataupun mendapatkan banyak masukan dari komunitas dan masyarakat umum akan apa yang mereka butuhkan dan inginkan.

Penggunaan telpon genggam di Indonesia telah menembus angka 150 juta pengguna pada bulan Januari 2010. Dari angka tersebut 80 persen perangkatnya dapat mengakses web, dengan tingkat penggunaan telpon genggam yang tinggi, hibah Cipta Media Bersama tertarik untuk membiayai inovasi layanan publik menggunakan perangkat telpon genggam, mulai dari cara-cara kreatif pembuatannya hingga distribusi penyebar luasannya. Teknologi telpon genggam membuka kesempatan pada publik yang tadinya tidak memiliki akses pada informasi untuk menerima informasi, baik berupa teks (SMS), permainan, musik, hingga gambar. Panitia juga mempertimbangkan penggunaan teknologi ditempat-tempat yang belum tersentuh akses komunikasi, media, maupun informasi.

Kita butuh pembela!

Indonesia kini memiliki lebih dari satu undang-undang dan peraturan dalam pasal yang berbeda mengenai hukuman serta sangsi dalam berbagai bentuk dan menggunakan berbagai media untuk hal yang sama: pencemaran nama baik. Kami percaya bahwa peraturan untuk mencegah peristiwa itu untuk terjadi memang diperlukan, namun dalam kejadiannya, banyak peraturan ini menimbulkan ketakutan untuk publik secara luas melaporkan kejadian-kejadian sehari-hari berupa ketidak adilan administrasi atau perlakuan-perlakuan yang seharusnya sudah menjadi hak publik.

Banyak kejadian dimana pelapor dijerat menggunaka pasal ini untuk niat baiknya memberikan informasi. Kami mengerti walaupun bukan tujuan dari peraturan untuk mematikan kreatifitas, namun seperti virus pada komputer, aturan yang menjerat membuat masyarakat menjadi takut untuk menyuarakan pendapat yang berbeda, mengkiritik, memberi saran perbaikan, ataupun menyuarakan kebenaran – takut bersuara, takut dihukum. Orang yang berpendapat atau mengutarakan informasi berupa pengungkapan masalah “dianggap” mencemarkan nama baik seseorang ataupun institusi, dicap luar biasa berani; berani dihukum, berani dituntut, dan mencari masalah.

Kami percaya pribadi-pribadi ini harus dibela.

Hibah Cipta Media Bersama mengundang individu dan kelompok yang memiliki cara-cara kreatif membumikan hukum, peraturan, dan etika tentang media dan teknologi untuk masyarakat umum. Hibah ini juga mendukung konsep ide kreatif dalam memperluas dan memperkuat jejaring pembelaan dan dukungan terhadap penggunaan teknologi dan penggunaan media di Indonesia.

Identifikasi masalah yang muncul dari kritik merupakan langkah pertama untuk perbaikan, dan hal ini bukan hal yang luar biasa. Menyuarakan kebenaran juga bukan sesuatu yang luar biasa atau mencari masalah. Untuk merangsang keberanian dan motivasi untuk kreatifitas kita butuh pembela untuk para pencipta dan penyuara kebenaran melalu media. Kami percaya bahwa semua orang berhak hidup aman, bebas dari ketakutan, dan hukum ada untuk melindungi semua orang, terlepas dari pandangan hidup dan pendapat mereka.

Kita butuh aksi, pemantau, mediator, kemitraan, dan strategi kreatif!

Aksi
Kita tidak bisa lalai atau lupa untuk membangun kekuatan untuk perbaikan. Gunakan pengalaman, gaya dan kalimat kamu sendiri sebagai konsumen media dan pemantau keadaan. Hal apa yang kamu anggap kurang? Apa yang tidak diceritakan oleh media dan terjadi pada lingkungan kamu? Apa yang kamu inginkan? Apa yang bisa kamu lakukan? Apakah kamu tahu siapa yang diuntungkan dari penayangan hal-hal tertentu? Apakah kamu tau lembaga-lembaga masyarakat yang ada disekitar kamu yang berhubungan dengan media, apa yang terakhir mereka lakukan? Apakah kamu setuju? Apakah kamu punya ide yang lebih baik yang dapat membantu mereka?

Sudah bukan jamannya lagi berpangku tangan dan menyalahkan keadaan, keadaan bisa berubah, walaupun tidak mudah, kamu bisa merubahnya.

Pemantau
Masyarakat perlu tahu akan perilaku media, apakah itu benar informasi, ataukah hiburan berkedok informasi, berapa banyak informasi/ hiburan sejenis ditayangkan? Berapa lama? Berapa banyak iklan yang dijual di koran/ TV/ Radio, apa lebih banyak iklannya, informasinya? Baikkah informasinya? Baik untuk siapa? Apakah berat sebelah? Lalu bagaimana masyarakat menyikapinya.

Kini masyarakat biasa mengakses informasi melalui telpon genggam memahami teknologi baru sebagai pencipta informasi masal dan bertingkah laku dalam dunia maya sebagai pencipta informasi?

Mediator dan kemitraan
Banyak kalangan menengah kebawah, kelompok, dan komunitas tidak mampu menjangkau media kecuali tentang kekerasan, kejahatan, dan kecelakaan. Terkadang strategi “jemput bola” dibutuhkan untuk perbaikan. Apabila kamu melihat peluang untuk menjadi mediator antar kelompok rentan atau di daerah terpencil di lingkungan dekat kamu yang dapat menyelesaikan masalah sosial dengan membuka akses kelompok-kelompok ini pada media, sampaikan ide kamu.

Strategi kreatif!
Bagian ini adalah bagian bebas, selama hal itu menyangkut media dan layanan masyarakat, untuk semua hal yang tidak dapat kami pikirkan, dan kamu pikir kamu lebih tau, katakan!

Masukkan ide kamu untuk aksi, pemantau, mediator, kemitraan, dan stategi kreatif dalam bidang media.

Kita butuh proyek yang panjang umur!

Terakhir, untuk seluruh kategori pengajuan hibah diatas, kami perlu tahu bagaimana proyek kamu bisa panjang umur apabila tidak mendapat hibah lagi. Bagaimana proyek kamu yang luarbiasa itu dapat di replikasi atau jangkauan bisa diperluas apabila sudah berjalan dan kemudian dananya habis? Apabila kamu memiliki strategi dan kemampuan agar proyek kamu bisa panjang umur? Ini akan menjadi pertimbangan khusus untuk dikabulkan.

 

You need to log in to vote

The blog owner requires users to be logged in to be able to vote for this post.

Alternatively, if you do not have an account yet you can create one here.

Powered by Vote It Up