Rhidian Yasminta Wasaraka

Perempuan Perkasa Kesetaraan Gender Pada Budaya Suku Korowai

Dian adalah perempuan Papua suku Baham dengan ibu dari suku Jawa. Ia adalah aktivis lingkungan, peneliti, fotografer, blogger sekaligus dosen di Jayapura. Kecintaannya pada Papua sekaligus keprihatinannya terhadap banyaknya stigma yang dilekatkan pada orang Papua, khususnya pada suku Korowai mendorongnya untuk melakukan penelitian sekaligus publikasi sebesar mungkin, dengan harapan publik bisa melihat lebih jernih dan mendapatkan informasi yang benar tentang suku yang bernama asli Kholufo ini.

Ringkasan Proyek


Dana Proyek

Durasi

9 bulan

Proyek riset fotografi “Kesetaraan gender pada suku bangsa Korowai", adalah upaya membongkar stereotip mengenai kebudayaan Papua tentang ketelanjangan, kanibalisme, keterbelakangan. Pada suku Korowai letak tungku laki-laki dan perempuan sejajar, ayah yang mengasuh bayi bila ibu sibuk atau lelah adalah umum. Diluar banyaknya publikasi yang dilakukan oleh sejumlah TV dalam dan luar negeri tentang suku Korowai karena mereka mampu membangun rumah diatas pohon dengan alat-alat sederhana, tidak banyak penelitian dilakukan mengenai kebudayaan mereka dan bagaimana sebenarnya suku ini memandang peran perempuan dalam keseharian mereka, baik dari pembagian tugas rumah tangga hingga kepemimpinan. Peneliti percaya bahwa mempelajari budaya Korowai akan membawa Indonesia pada sebuah pemahaman baru tentang konsep dan praktek gender yang sangat maju.

Proposal Lengkap

Aktivitas


Belum ada kegiatan

Pameran Karya


Berita Terbaru