Kurikulum Terbuka untuk Pendidikan Indonesia

129

129 - Kurikulum Terbuka untuk Pendidikan Indonesia


Nomor:
129

Inisiator:
Winastwan Gora Swajati

Organisasi:
EduPartner Institute

Tanggal aplikasi:
16 September 2011

Lokasi:
Semarang, Jawa Tengah

Dana:
Rp 263.600.000,00

Topik hibah:
Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Masa Aktivitas:
Januari – Agustus 2012 (8 bulan)

Deskripsi Proyek:
Sebuah gerakan/inisiatif dan kegiatan berskala nasional untuk mendorong inovasi kurikulum pendidikan di Indonesia dengan cara memperkuat jejaring komunitas pendidik, meningkatkan kompetensi pendidik sebagai agen perubahan lewat penyelenggaraan lokakarya dan pendampingan (coaching), meningkatkan partisipasi pendidik dalam media untuk mendukung perluasan informasi praktik-praktik terbaik (best practices) inovasi pembelajaran serta penyediaan repositori digital Open Educational Resources (sumber belajar terbuka) sebagai wahana berbagi dan penyedia inspirasi bagi guru untuk membuat inovasi dan perubahan di kelas-kelas mereka. Tujuan besar dari gerakan/inisiatif ini adalah mendorong percepatan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Gerakan/inisiatif ini merupakan tindak lanjut dan upaya perluasan dari kegiatan sebelumnya yaitu NAWSET (National Workshop and Seminar on Education Technology) dan NACTI (National Competition of Technology Integration) pada tahun 2011 ini

Masalah yang ingin diatasi:
" (1). Rendahnya jumlah guru yang berani berinovasi dengan kurikulum sehingga berdampak pada rendahnya kualitas pembelajaran di sekolah<br /> (2). Sedikitnya konten lokal tentang inovasi pendidikan yang terpublikasi di media<br /> (3). Kurangnya kompetensi guru akan inovasi pembelajaran, khususnya pengetahuan mengenai strategi pembelajaran inovatif, pengembangan media ajar berbasis interaktif dan alat peraga murah serta kurangnya kemampuan menulis untuk tulisan ilmiah dan publikasi..<br /> (4). Rendahnya angka partisipasi guru terhadap media dalam rangka perluasan informasi praktik-praktik terbaik inovasi pendidikan dan sumber belajar inovatif sehingga para guru masih mengalami kesulitan untuk mencari sumber inspirasi untuk mendukung perubahan mereka"

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
"(1). Membuka wawasan guru lewat seminar dan lokakarya inovasi pendidikan sebagai upaya untuk membuka mindset para pendidik untuk berani berinovasi pada kurikulum yang ada serta meningkatkan kompetensi guru akan inovasi pendidikan dengan menyelenggarakan lokakarya inovasi pendidikan, pengembangan media pembelajaran serta publikasi tulisan ilmiah dan sumber belajar dalam media sharing wiki lewat kegiatan NAWSET 2012, yang disertai dengan kegiatan tindak lanjut berupa pendampingan untuk mengawal perubahan.<br /> (2). Menyediakan media sharing (berbagi) dan berkomunitas bagi para pendidik pendidik inovatif untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam media guna mendukung perluasan praktik terbaik (best practices) inovasi pembelajaran, sekaligus menjadi penyedia repositori sumber belajar terbuka (open educational resources) berformat digital sebagai inspirasi bagi pendidik di Indonesia dalam situs Kubuka.Net.<br /> (3). Menyelenggarakan kompetisi media pembelajaran tingkat nasional (dalam NACTI 2012) untuk memotivasi para guru menghasilkan konten berkualitas untuk dipublikasikan dalam Kubuka.Net."

Ukuran kesuksesan:
"(1). Semakin banyaknya para guru yang melek inovasi pendidikan<br /> (2). Semakin banyaknya konten-konten lokal bernafaskan inovasi pendidikan (artikel/tulisan, praktik terbaik, media pembelajaran interaktif dan alat peraga murah) yang terpublikasikan di media, khususnya media Internet<br /> (3). Semakin meningkatnya jumlah para guru yang memiliki keterampilan pengembangan inovasi pembelajaran (strategi pembelajaran inovatif dan pengembangan media pembelajaran)<br /> (4). Semakin meningkatnya pendidik yang berpartisipasi (berbagi) dan mengakses sumber belajar terbuka yang dipublikasikan dalam Kubuka.Net (open educational resources repository)."

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas