Serial Televisi Animasi Si Nini

238

238 - Serial Televisi Animasi Si Nini


Nomor:
238

Inisiator:
Johan Trihandoyo

Organisasi:
NA

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Bandung, Jawa Barat

Dana:
1,3 Miliar Rupiah

Topik hibah:
Meretas batas – kebhinekaan bermedia

Masa Aktivitas:
Januari – Oktober 2012 (10 bulan)

Deskripsi Proyek:
Televisi adalah media propaganda yang sangat efektif dan berkepanjangan, terutama jika menyangkut target penonton anak-anak. Dengan pemikiran tersebut, saya merancang konsep karakter yang diharapkan bisa menjadi ikon perubahan cara pandang bangsa ini ke arah yang lebih baik, tentunya dengan media serial televisi animasi.<br /> <br /> Karakter ini saya beri nama Nini, seorang nenek penjual jamu tua yang tinggal di pinggiran kota dengan segudang permasalahnya. Dengan genre komedi satir, mengangkat isu-isu terkini dan urgent, dan keberagaman masyarakat pinggiran, saya mengharapkan animasi ini bisa diterima semua kalangan masyarakat, tidak hanya sebagai media hiburan, tetapi juga media berpikir. Selain itu cerita dalam animasi ini juga bertema sentral tentang jamu, yang sekaligus bisa memperkuat branding/citra herbal alami Indonesia.<br /> <br /> Dengan menggunakan tenaga ahli animator lokal yang sudah berpengalaman, diharapkan kualitas animasi yang dihasilkan tidak akan kalah bersaing dengan animasi-animasi dari luar negeri. Serial animasi ini direncanakan untuk tayang 13 episode untuk satu season, dengan durasi 3 x 7 menit per episode. Dan ditayangkan di televisi nasional. Prototipe animasi ini bisa ditonton di link ini: http://www.youtube.com/watch?v=JW1DvLuxwlo. Page resminya di link ini http://www.facebook.com/animasinini

Masalah yang ingin diatasi:
Minimnya konten animasi lokal Indonesia di media televisi diikuti dengan tidak meningkatnya kualitas, terlebih lagi dengan muatan yang kurang sesuai dengan nilai-nilai yang relevan dan berguna bagi masyarakat

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Membuat dasar cerita dan karakter yang kuat sehingga animasi ini bisa diterima di hati masyarakat, serta lebih jauh lagi menjadi ikon perubahan ke arah yang lebih baik, tidak hanya dalam dunia animasi Indonesia tapi perubahan pola pikir masyarakat yang menontonnya. Serial ini akan melibatkan praktisi animasi lokal yang telah berpengalaman baik dalam projek di dalam maupun luar negeri. Juga scriptwriter yang berpengalaman dalam membuat naskah film seri. Secara teknis, animasi ini akan digarap menggunakan software berbasis Open Source sebagai program pemanfaatan teknologi tepat guna.. Proyek ini akan memberi keuntungan kepada animator lokal dan masyarakat

Ukuran kesuksesan:
Ketika masyarakat menjadikan karakter ini dan ceritanya sebagai ikon dan perbincangan sehari-hari. Walaupun tidak bisa dijadikan tolak ukur pasti, namun dari situ kita bisa melihat tingkat apresiasi dan penerimaan masyarakat yang sudah sangat baik. Sebagai contoh kasus adalah serial animasi Ipin Upin, dimana dalam cara bersikap dan berbicara anak-anak sudah mengikuti karakter ikonik dalam serial tersebut.<br /> <br /> Kedua, masyarakat diharapkan menjadi lebih dekat dengan produk jamu, mereka tidak menjadikan jamu sebagai produk kelas dua dan bangga untuk mengkonsumsinya. Di sisi lain ada perubahan sikap positif yang diharapkan terjadi di masyarakat, contoh sederhana saja misalnya, membuang sampah pada tempatnya. Nilai-nilai sederhana seperti ini yang nanti akan dimasukkan ke dalam cerita serial animasi ini.

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas