Radio Pendidikan Berbahasa Daerah

240

240 - Radio Pendidikan Berbahasa Daerah


Nomor:
240

Inisiator:
SMK Telekomunikasi Parepare

Organisasi:
SMK Telekomunikasi Parepare

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Parepare, Sulawesi Selatan

Dana:
300 Juta Rupiah

Topik hibah:
Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Masa Aktivitas:
Oktober 2011 – selamanya

Deskripsi Proyek:
Radio adalah salah satu media alternatif dalam mengakses informasi yang relevan bagi masyarakat sehingga masalah-masalah yang dihadapi dapat diatasi. Radio Pendidikan, yang dikemas dalam bahasa daerah bagi masyarakat marginal Suku Bugis, dipercaya sebagai medium yang efektif, khususnya di Kota Parepare, karena tingkat kepemilikan terhadap radio cukup tinggi. Hal ini juga dapat diterapkan khususnya di daerah yang mempunyai misi-misi pengembangan bidang pendidikan, perniagaan, pertanian, dan perikanan sehingga bisa menyajikan informasi yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan publik. Hal ini didukung kenyataan bahwa mayoritas masyarakat setempat masih menggunakan bahasa bugis dalam melakukan kegiatan sehari-hari

Masalah yang ingin diatasi:
Banyaknya masyarakat yang putus sekolah dan tidak bersekolah sehingga mayoritas masyarakat masih menggunakan bahasa daerah dalam melakukan kegiatan sehari-hari maupun melakukan transaksi bisnis. Dalam hal ini, pemberitaan berbahasa daerah, khususnya bahasa Bugis, dapat memberikan atensi tersendiri bagi masyarakat serta memberikan pendidikan bagi masyarakat putus sekolah dan yang tidak bersekolah. Fungsi radio pendidikan berbahasa daerah bagi masyarakat di sektor pendidikan dapat memberikan pembelajaran bagi masyarakat marginal yang putus sekolah dan tidak dapat bersekolah.<br /> Untuk sektor pertanian dan perikanan radio pendidikan berbahasa daerah memberikan layanan program penyajian perkembangan harga jual beli global bidang pertanian dan perikanan serta materi pelatihan pertanian dan perikanan dalam mengembangkan bisnis orientit, dll. Untuk dibidang perniagaan melalui radio pendidikan masyarakat dapat mengetahui jadwal transportasi laut dan darat yang dapat dilalui seperti harga tiket kapal laut, tiket patas antarpropinsi, dan dalam kota serta tujuan ekspor barang dagangan, dll.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Bersama seluruh warga sekolah SMK Telekomunikasi Parepare memberikan pelayanan pengabdian kepada masyarakat secara berkesinambungan melalui Radio Pendidikan yang berbeda dengan segmen bahasa daerah serta program kebutuhan masyarakat yang sebenarnya. Radio Pendidikan menyiarkan program berita perniagaan dan pertanian sehingga masyarakat dapat mengetahui harga jual beli lokal produk pertanian, seperti cabai, bawang putih, lada, vanili, dan cengkeh yang akan di ekspor. Di bidang perniagaan melalui pelabuhan nusantara Kota Parepare, masyarakat dapat mengetahui jadwal pemberangkatan serta harga tiket serta masyarakat juga dapat mengetahui negara tujuan ekspor bidang pertanian. Proyek ini akan memberi keuntungan kepada pemerintah, masyarakat marginal, dan pelaku usaha kerakayatan yang berlokasi di Kota Parepare, Kabupaten Sidrap, Kabupaten Barru, Kabupaten Pinrang, dan Kabupaten Enrekang

Ukuran kesuksesan:
Melalui indikator pencapaian triangulasi dengan melihat hasil atensi balik dari masyarakat, dari pemberitaan radio atau monitoring dan evalusi serta analisis data serta memberikan refleksi kepada masyarakat tentang penilaian program radio pendidikan agar pencapaian keberhasilan program yang dilaksanakan tercapai sesuai keinginan masyarakat, dan apresiasi pemerintah juga dapat menjadi tolak ukur keberhasilan program RADIO Pendidikan berbahasa daerah

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas