Membangun 100 content e-Learning Mata Kuliah Teknik Industri

277

277 - Membangun 100 content e-Learning Mata Kuliah Teknik Industri


Nomor:
277

Inisiator:
Prodi Teknik Industri IT Telkom

Organisasi:
Prodi Teknik Industri IT Telkom

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Bandung, Jawa Barat

Dana:
500 Juta Rupiah

Topik hibah:
Meretas batas – kebhinekaan bermedia

Masa Aktivitas:
Januari – Desember 2012

Deskripsi Proyek:
Sebuah proyek pengembangan konten e-learning untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menumbuhkan peran aktif mahasiswanya dalam proses belajar dan mengajar (students centered). Tujuan yang ingin dicapai antara lain terwujudnya sarana pembelajaran yang mampu mendeskripsikan dan membantu pemahaman materi yang bermutu untuk menunjang kegiatan belajar dan mengajar di Fakultas Rekayasa Industri IT Telkom, serta terwujudnya sarana pembelajaran yang menarik, interaktif, dan menumbuhkan minat belajar secara mandiri bagi peserta didiknya

Masalah yang ingin diatasi:
1. Pembelajaran belum berorientasi pada pemenuhan kebutuhan peserta didik sehingga mampu mengembangkan kapabilitas intelektual peserta didik untuk pribadi yang bertanggung jawab dan mampu berkontribusi pada daya saing bangsa;<br /> 2. Pembelajaran belum dapat menumbuhkan kegiatan penelitian dan program ekstrakulikuler sehingga terbentuk inkubator yang membantu pengembangan sistem ekonomi berbasis ilmu pengetahuan yang adaptif dan berkelanjutan dan integrasi teknologi terkini untuk memaksimalkan akses dan penerapan ilmu pengetahuan mutakhir;<br /> 3. Pembelajaran belum mampu berkontribusi pada pengembangan masyarakat demokratis beradab, terbuka, dan memenuhi kriteria akuntabilitas publik;<br /> 4. Pembelajaran belum memberikan kesempatan kepada peserta didiknya untuk mengikuti proses pembelajaran yang tak terbatas;<br /> 5. Pembelajaran belum memberikan inspirasi dan memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan dirinya sampai pada peringkat tertinggi sepanjang hidupnya. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh secara intelektual dan emosional, terampil untuk bekerja, mampu berkontribusi kepada masyarakat, dan mampu memenuhi kebutuhan pribadinya

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Reformasi akademik yang di dalamnya meliputi reformasi artikulasi nilai, integrasi deliveri, dan link and match dengan industri; implementasi metode student centered learning atau pembelajaran aktif dan partisifatif; dan implementasi e-learning. Proyek ini akan memberi keuntungan kepada civitas akademika dan masyarakat umum dan industri

Ukuran kesuksesan:
Evaluasi proses apakah sudah sesuai dengan prosedur yang ditentukan dan melakukan evaluasi hasil apakah sesuai dengan target yang diharapkan

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas