Majalah Audio untuk Tunanetra

341

341 - Majalah Audio untuk Tunanetra


Nomor:
341

Inisiator:
Yayasan Mitra Netra

Organisasi:
Yayasan Mitra Netra

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Jakarta Selatan

Dana:
425 Juta Rupiah untuk 2 tahun

Topik hibah:
Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Masa Aktivitas:
Desember 2011 – November 2013 (hibah, 2 tahun) dan seterusnya secara mandiri

Deskripsi Proyek:
Proyek majalah audio untuk tunanetra adalah proyek untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat tunanetra yang selama ini nyaris tak tersedia. Sangat sulit bagi tunanetra untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan, Tak ada media khusus dengan konten yang menyangkut berbagai persoalan dalam kehidupan mereka, karena itulah sangat diperlukan sebuah majalah audio dengan konten yang mengutamakan kebutuhan informasi kelompok tunanetra.

Masalah yang ingin diatasi:
Sepanjang sejarah Indonesia, para penyandang disabilitas terutama tunanetra adalah kelompok masyarakat yang paling termarjinalkan hak-haknya untuk mendapat akses informasi. Kondisi ini membuat mereka terbelenggu dalam ketakberdayaan untuk mengembangkan berbagai potensi dan kapasitas yang ada dalam diri mereka. Tak ada satu pihak pun yang seharusnya bertanggungjawab atas kondisi ini yang mencoba melakukan upaya-upaya khusus. Masalah ini sangat serius karena secara prinsip merupakan sebuah bentuk pelanggaran hak asasi tunanetra sebagai bagian dari masyarakat, bangsa, dan negara. Ini berdampak langsung pada pengembangan kualitas tunanetra sebagai sumber daya manusia yang seharusnya bisa memberikan banyak kontribusi untuk tercapainya kehidupan yang lebih baik bagi mereka maupun masyarakat secara umum. Di sisi lain, hal ini memperkuat persepsi masyarakat umum terhadap tunanetra yang selama ini banyak dianggap sebagai kelompok masyarakat yang tak berguna.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Untuk mengatasi masalah kesetaraan akses informasi bagi tunanetra, pertama-tama kita harus mengenali kebutuhan informasi penting bagi mereka dan cara penyampaian serta bentuk media yang paling tepat. Dalam hal ini, karena mahalnya biaya mencetak braille, tebalnya kertas cetak braille dan tidak semua tunanetra bisa membaca braille,maka bentuk media yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini adalah majalah audio. Dengan majalah audio yang dikemas dalam bentuk compact disc (cd) berbagai masalah yang selama ini menjadi kendala akses informasi kelompok tunanetra akan teratasi secara efektif dan efisien. Cukup dengan menarasikan, merekam, dan memperbanyaknya, satu cd yang bisa diputar memakai berbagai media, bisa memuat begitu banyak kebutuhan informasi kelompok tunanetra.Selain itu, majalah audio berbentuk cd ini juga otomatis mengatasi kendala dan masalah pendistribusian serta penyimpanan. Penerima manfaat langsung dari aktivitas majalah audio ini adalah kelompok tunanetra di berbagai wilayah Indonesia yang akan diakses melalui jaringan organisasi resmi seperti Pertuni dan distribusi melalui kerjasama dengan distributor. Penerima manfaat lain adalah kelompok masyarakat lanjut usia yang sudah mengalami kesulitan membaca.

Ukuran kesuksesan:
Indikator kesuksesan yang langsung antara lain:<br /> <br /> 1. Terdistribusinya majalah audio sejumlah sekurangnya 2000 eksemplar ke target group utama di berbagai wilayah Indonesia.<br /> 2. Meningkatnya pengetahuan tunanetra di 150 kota kabupaten Indonesia tentang berbagai informasi yang terkait langsung dengan persoalan disabilitas secara umum baik di dalam maupun luar biasa.

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas