Desain Grafis Indonesia

379

379 - Desain Grafis Indonesia


Nomor:
379

Inisiator:
Hanny Kardinata

Organisasi:
NA

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Tangerang

Dana:
Belum dapat diperkirakan

Topik hibah:
Meretas batas – kebhinekaan bermedia

Masa Aktivitas:
Selamanya, jadi akan berkesinambungan

Deskripsi Proyek:
Dengan memanfaatkan teknologi virtual, DGI mengumpulkan dan menyampaikan informasi mengenai desain grafis Indonesia secara merata dan berkesinambungan ke seluruh Indonesia –juga dunia– yang kelak akan diwujudkan secara fisik dalam bentuk Museum Desain Grafis Indonesia (MDGI). Selain sebagai media, DGI juga berfungsi sebagai pusat data (database), terbagi atas data visual dan data verbal. Data visual terdiri atas: Online Gallery (1930-1939, 1940-1949, 1950-1959, 1960-1969, 1970-1979, 1980-1989, 1990-1999, 2000-2009, 2010-2019), Online Exhibition, Portfolio & Inspiration dsb., dan data verbal terdiri atas: Profile, Article, Academic Writing, History, School & College dsb., serta gabungan keduanya: News & Event, City Creative Diary, Designer’s Diary, dsb.

Masalah yang ingin diatasi:
Kurangnya media informasi/komunikasi mengenai desain grafis Indonesia (sejarah, profil desainer, karya tulis dan karya visual, berita dan kegiatan dll.) yang bisa diakses oleh siapa saja dan dari mana saja baik di dalam negeri maupun oleh masyarakat luar negeri, serta belum tersedianya pusat data dan kajian desain grafis Indonesia.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
1. Secara intens mengumpulkan, mencatat dan menerbitkan karya-karya verbal (artikel, thesis) dan visual (desain), berita dan kegiatan-kegiatan kreatif di tanah air, profil artis dan desainer Indonesia, sejarah perkembangan desain grafis dsb. melalui media virtual DGI-Indonesia.com.<br /> 2. Mensosialisasikan informasi-informasi itu secara aktif melalui email kepada ribuan alamat artis dan desainer yang alamat emailnya tersimpan pada database DGI, dan melalui seluruh jaringan sosial DGI (Facebook, Twitter, Yahoo! groups).<br /> 3. Merencanakan berdirinya Museum Desain Grafis Indonesia (MDGI) sebagai pusat data dan kajian desain grafis Indonesia.<br /> 4. Mengumpulkan fisik karya-karya desain dimulai melalui penyelenggaraan ajang penghargaan berskala nasional IGDA (Indonesian Graphic Design Award) yang untuk pertama kalinya diadakan pada tahun 2009. Karya-karya nominator IGDA ini menjadi koleksi awal MDGI.<br /> 5. Membentuk institusi yang akan mengelola DGI secara berkesinambungan dan organisasi yang akan mempersiapkan MDGI.<br /> Pihak yang diuntungkan adalah mahasiswa 19-23 tahun di seluruh sekolah DKV, akademisi, praktisi desain grafis, penulis masalah kreatif/budaya di Indonesia, dan masyarakat umum

Ukuran kesuksesan:
Popularitas gagasan di kalangan desainer pemula, desainer profesional, akademisi dan mahasiswa desain grafis Indonesia.<br /> Popularitas di kalangan pembacanya yang bisa dipantau melalui Google Analytics dll.<br /> Seringnya DGI diminta menjadi media partner kegiatan-kegiatan kreatif.<br /> Jumlah artikel yang sudah dipublikasikan (sejak 13 Maret 2007 – 7 September 2011 sebanyak 1993 posts).<br /> Luas cakupan wilayah peliputan yaitu ke seluruh Indonesia dan berbagai negara di dunia.Munculnya sebuah tulisan yang bagi masyarakat jadi alat untuk melihat perilaku media mainstream dalam menyajikan berita, sehingga jadi bahan pertimbangan dalam menentukan nasibnya sendiri.

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas