Penyehatan Media

398

398 - Penyehatan Media


Nomor:
398

Inisiator:
Junaedi

Organisasi:
NA

Tanggal aplikasi:
16 September 2011

Lokasi:
Polewali Mandar, Sulawesi Barat

Dana:
200 Juta Rupiah

Topik hibah:
Pemantauan media

Masa Aktivitas:
Januari-Desember 2012

Deskripsi Proyek:
Pertumbuhan media nasional dan lokal sejak era reformasi memang cukup menggembirakan. Namun dibalik semangat itu pembaca atau masyarakat hanya menjadi objek bukan subjek yang setara dengan pemilik media. Media yang mengemban misi ideal dan komersil kadang lebih mengedepankan sisi kepentingan bisnis dan pemilik media daripada menawarkan bacaan sehat yang dibutuhkan masyarakat. Banyak media besar kerap isinya didominasi iklan dan muatan beritanya lebih mewakili kepentingan pemilik media daripada mewakili kepentingan pembacanya. Karenanya membangun tatanan media yang lebih berperadaban dibutuhkan peran aktif masyarakat dan lembaga sosial sebagai kontrol terdepan.

Masalah yang ingin diatasi:
1. Membangun kesetaraan media dan pembaca. Isi pemberitaan tidak lagi sepenuhnya ditentukan oleh kebijakan redaksi semata tapi mempertimbangkan heterogenitas kepentingan pembaca.<br /> 2. Mengorganisir komunitas pembaca agar punya posisi tawar di depan pemilik media.<br /> 3. Persentase perbandingan space iklan dan berita yang menguntungkan kedua pihak yakni media dan konsumen atau pembaca.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
1. Membentuk komunitas-komunitas pembaca yang kritis.di sekolah-sekolah, menjalin kerja sama dengan LSM atau lembaga sosial yang peduli dengan masa depan media yang sehat.<br /> 2. Melakukan survei keinginan dan kebutuhan pembaca.<br /> 3. Mendorong pemilik media secara sadar untuk memenuhi keinginan konsumen atau pembacanya.Pihak yang diuntungkan adalah komunitas pelanggan media (koran, majalah, tabloid) di Polewali, siswa kelas tiga SMAN 1 Polewali, dan kelompok-kelompok masyarakat sebagai konsumen media

Ukuran kesuksesan:
1. Media terbuka mengadopsi tuntutan dan keritikan pembaca soal konten berita.<br /> 2. Adanya persentase perbandingan space atau ruang iklan dan berita yang menguntungkan dua pihak.<br /> 3. Isi pemberitaan media tidak lagi didominasi pemilik media (redaksi, perusahaan media dan pemilik modal)

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas