Radio Buruh Perempuan; Dari Perempuan Buruh untuk Kesetaraan

423

423 - Radio Buruh Perempuan; Dari Perempuan Buruh untuk Kesetaraan


Nomor:
423

Inisiator:
Forum Buruh Lintas Pabrik

Organisasi:
Forum Buruh Lintas Pabrik

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Jakarta Utara, Jakarta

Dana:
150 Juta Rupiah

Topik hibah:
Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Masa Aktivitas:
Januari – Desember 2012

Deskripsi Proyek:
Radio Buruh Perempuan di Semper Jakarta Utara adalah program komunitas yang menarik dan bermanfaat karena dapat memberi informasi, membangun kesadaran dan keberanian, menjadi media interaksi dan partisipasi, khususnya bagi sekitar 100.000 perempuan yang bekerja di Kawasan Berikat Nusantara Cakung yang hampir keseluruhan tinggal di daerah Semper. Di tengah kebisuan perempuan buruh yang punya pengalaman diskriminasi dan pelecehan di tempat kerja, keluarga dan di masyarakat. Radio Buruh Perempuan ini akan dikelola oleh buruh perempuan, memuat kepentingan dan pengalaman sehari-hari, menjadi media pelatihan, ekspresi dan komunikasi, sekaligus membangun keberanian dan partisipasi setiap buruh untuk menyuarakan kepentingannya sebagai perempuan. Dipadukan dengan penggunaan HandPhone, keberadaaan Radio Buruh Perempuan ini sekaligus sebagai posko pengaduan dan pusat informasi bagi buruh perempuan. Media hiburan dan sekaligus advokasi perempuan buruh, kenapa tidak?

Masalah yang ingin diatasi:
Sekitar 100 ribu perempuan buruh/pekerja (mayoritas bekerja di pabrik garmen) tinggal di sekitar Semper. Para perempuan pekerja ini utamanya berlatar belakang keluarga tidak mampu, dengan pengetahuan dan pendidikan yang terbatas. Kondisi ini menjadikan para perempuan pekerja ini rentan dari beragam diskriminasi dan pelanggaran hak, di keluarga, masyarakat dan utamanya di tempat kerja. Tanpa memahami sepenuhnya tentang hak sebagai buruh perempuan, berbagai bentuk diskriminasi, pelecehan dan pelanggaran hak lebih sering sebatas jadi pikiran masing-masing perempuan pekerja. Padahal semua persoalan tersebut menjadi penghambat besar bagi para perempuan pekerja untuk maju dan berkembang, sekalipun memiliki pendapatan sendiri. Ada yang keguguran tanpa diberi pelayanan kesehatan, saat hamil tidak cukup gizi dan waktu istirahat, pelecehan dari oknum atasan dan sebagainya. Ditambah beragam bentuk pelecehan di jalan sepulang kerja, dan KDRT ketika di rumah. Semua menjadi beban berat, di tengah kemiskinan yang membuat mayoritas perempuan pekerja ini terjerat utang rentenir.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Membangun radio komunitas yang menyuarakan kepentingan perempuan buruh, dan akan dikelola oleh para perempuan buruh, dengan program: (1) Informasi dan Pendidikan: Cermin Perempuan (tentang tubuh, reproduksi dan seksualitas), Hak dan Hukum (tentang hak sebagai perempuan dan buruh dari aturan internasional dan nasional), Perempuan Pelita (kisah tokoh inspiratif), dan Rumah (tentang pengaturan ekonomi dan keluarga) (2) Berlatih Bicara: Layar (pembacaan sastra,dari sastra populer dan karya buruh), Ceritaku (kisah pengalaman hidup perempuan buruh), Kotak SMS (pembacaan dan tanggapan atas pengaduan diskriminasi via sms), dan Andai Saja (pendapat jika menjadi sesuatu yang lain, via telpon dan sms) (3) Umum: Dunia Luas (tentang perkembangan situasi dan demokrasi), Union (tentang organisasi dan aktivitas bersama), Pagii..! (acara musik sebelum kerja sekaligus saling sapa antar perempuan buruh, diselingi info berita) Program banyak dijalankan dalam bentuk interaktif (telpon-sms) dan talk show (off-air dan on-air), serta didukung dengan agenda pertemuan pendengar.<br /> Pihak yang diuntungkan melalui proyek ini adalah 2.900 perempuan buruh anggota FBLP, serta perempuan buruh dan perempuan pada umumnya yang tinggal di sekitar Semper, Jakarta Utara.

Ukuran kesuksesan:
Berdasarkan respon para pendengar yang masuk melalui KOTAK SMS sebagai posko pengaduan perempuan, adanya keaktifan para pendengar dalam acara-acara interaktif, dan keaktifan anggota dalam menjalankan radio komunitas, keterlibatan mereka dalam penyiaran, usulan konsep acara, dll.