Media Partisipasi Perempuan sebagai Sarana pengembangan Kesadaran dan Penyatuan Kekuatan Perempuan di Indonesia

472

472 - Media Partisipasi Perempuan sebagai Sarana pengembangan Kesadaran dan Penyatuan Kekuatan Perempuan di Indonesia


Nomor:
472

Inisiator:
Linda

Organisasi:
NA

Tanggal aplikasi:
16 September 2011

Lokasi:
Yogyakarta

Dana:
86 Juta Rupiah

Topik hibah:
Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Masa Aktivitas:
Januari-Desember 2012

Deskripsi Proyek:
Proyek ini bertujuan membangun kesadaran kesetaraan perempuan di kalangan masyarakat marjinal dan sarana penyatuan gerakan perempuan di Indonesia. Sasarannya adalah kaum perempuan marjinal di wilayah bekasi dan tanjung periuk Jakarta utara serta organisasi perempuan di Indonesia pada umumnya. Bentuknya adalah media online yang berisi Deskripsi persoalan yang dihadapi perempuan Indonesia dengan metode korespondensi yang melibatkan sasaran proyek. Korespondensi juga akan dimintai dari aktivis perempuan di beberapa negara seperti Pulau Fiji Pasifik selatan, Bolivia Amerika Selatan, dan Fillipina. Alasan pemilihan Negara tersebut, selain memiliki jaringan kerjasama sebelumnya, problematika perempuan di Negara-negara tersebut memiliki akar, subyek pelaku serta dampak yang relative sama dengan yang dihadapi perempuan di Indonesia. Selain akan memberikan akses teknologi, informasi dan sarana advokasi kepada masyarakat marjinal, korespondensi ini juga berfungsi sebagai media komunikasi, pertukaran pendapat, pembangunan jaringan kerjasama antar sesama organisasi perempuan di Indonesia maupun dengan dunia internasional.

Masalah yang ingin diatasi:
1. Membangun komunikasi melalui korespondensi antara individu, organisasi perempuan Indonesia dan Organisasi perempuan Internasional yang akan bermanfaat bagi perluasan jaringan kerjasama<br /> 2. Memberikan akses informasi dan teknologi kepada kaum perempuan marjinal sebagai salah satu syarat pengembangan produktivitas perempuan di Tanjung Priuk Jakarta Utara dan Bekasi<br /> 3. Membangun kesadaran setara gender di kalangan masyarakat marjinal di Tanjung Priuk Jakarta Utara dan Bekasi<br /> 4. Membangun media advokasi bagi persoalan ekonomi, politik, sosial dan budaya yang dialami perempuan di Tanjung Priuk Jakarta Utara dan Bekasi sebagai dampak dari kesadaran patriarki dalam masyarakat<br /> 5. Melibatkan partisipasi kaum perempuan marjinal di Tanjung Priuk Jakarta Utara dan Bekasi dalam pembangunan kesadaran setara gender dalam masyarakat<br /> 6. Membangun sarana yang bermanfaat untuk melakukan pemetaan terhadap problematika perempuan di Indonesia

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Media partisipasi perempuan menjadi sarana yang efektif dalam melakukan komunikasi maupun pemetaan terhadap problematika yang dialami kaum perempuan di Indonesia. Dengan demikian diharapkan dapat efektif merumuskan strategi perjuangan bersama yang dapat menjadi kekuatan dalam pembangunan kesetaraan gender dalam masyarakat. Beberapa kegiatan yang akan dilakukan antara lain:<br /> 1. Kelompok Diskusi Terarah Pra Program yang akan melibatkan individu maupun organisasi perempuan Indonesia dalam perumusan metode korespondensi dan topik kampanye yang akan dilakukan berjalannya program<br /> 2. Kelompok Diskusi Terarah Pra Program yang akan melibatkan organisasi perempuan di Pulau Fiji, Bolivia dan Fillipina untuk merumuskan metode korespondensi selama berjalannya program<br /> 3. Melakukan pelatihan jurnalisme kerakyatan kepada kaum Perempuan Marjinal di Tanjung Priuk Jakarta Utara dan Bekasi<br /> 4. Produksi Media Website dan Bulletin dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang akan didistribusikan kepada organisasi Perempuan di Indonesia, Pulau Fiji, Bolivia dan Fillipina serta individu Perempuan<br /> 5. Evaluasi Akhir dan Rencana Tindak Lanjut.<br /> Pihak yang akan menerima manfaat dari proyek ini adalah Gerakan Perempuan Indonesia pada umumnya dan kaum Perempuan Marjinal di Tanjung Priuk Jakarta Utara dan Bekasi

Ukuran kesuksesan:
1. Terdapat Website dan bulletin 2 bahasa sebagai bentuk realisasi program<br /> 2. Adanya keterlibatan minimal 5 organisasi perempuan di Indonesia dan kaum perempuan di Tanjung Priuk Jakarta Utara dan Bekasi baik dalam proses pembangunan awal, proses berjalannya media (penulisan berita, opini, evaluasi) maupun proses akhir (evaluasi akhir dan rencana tindak lanjut)<br /> 3. Terbentuknya Redaksi Media komunitas di Tanjung Priuk Jakarta Utara dan Bekasi yang akan mengembangkan media komunikasi dan kampanye di daerah yang bersangkutan.<br /> 4. Terdapat media komunikasi dan kampanye baik dalam bentuk media online maupun media cetak yang dibangun oleh kaum perempuan di Tanjung Priuk Jakarta Utara dan Bekasi<br /> 5. Terbangunnya Front Perempuan Media di Indonesia yang melibatkan individu maupun minimal 5 Organisasi Perempuan di Indonesia

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas