Integrasi Sistem Pendidikan dalam membagun konten lokal

480

480 - Integrasi Sistem Pendidikan dalam membagun konten lokal


Nomor:
480

Inisiator:
Blogger Maluku (Arumbai)

Organisasi:
Blogger Maluku (Arumbai)

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Ambon, Maluku

Dana:
882 Juta Rupiah

Topik hibah:
Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Masa Aktivitas:
Januari – November 2012

Deskripsi Proyek:
Kualitas pendidikan ditentukan oleh kualitas guru, infrastruktur sekolah, bahan ajar dan sistem manajemen yang transparan. Melalui proyek ini diharapkan pemberdayaan SDM (guru) dapat ditingkatkan, menyediakan secara merata bahan ajar basis IT & BSE secara gratsi di server intranet. Integrasis sistem informasi sekolah (SISFOKOL) dlm intranet akan mempermudah sistem monitoring dan evaluasi pendidikan. Dokumentasi sejarah & budaya (termasuk pariwisata) akan memberikan nilai tambah dalam membangun konten lokal dalam dunia pendidikan.

Masalah yang ingin diatasi:
1. Mahalnya biaya bandwith internet<br /> 2. Implementasi Jardiknas Kota Ambon dan Ambon Cyber City tidak maksimal<br /> 3. Minimnya sekolah memiliki konten pembelajaran basis IT<br /> 4. Pengelolaan Manajemen Sekolah masih bersifat manual<br /> 5. Minimnya dana untuk pengadaan bahan ajar basis IT<br /> 6. Kurangnya guru yang mampu membuat bahan ajar basiis IT<br /> 7. Konten lokal maluku yang sangat minim<br /> 8. Tergerusnya identitas maluku (sejarah & budaya) oleh perkembangan teknologi

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
1. Membangun jaringan intranet antar sekolah<br /> 2. Menyediakan Server pembelajaran<br /> 3. Menyediakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Sekolah (SISFOKOL) berbasis web<br /> 4. Menyediakan aplikasi e-Learning<br /> 5. Menyediakan aplikasi tes/ujian online tingkat kota Ambon<br /> 6. Menyediakan bahan ajar basis IT di server intranet<br /> 7. Membangun ensiklopedi sejarah & budaya<br /> 8. Menyiapkan Kamus Digital bahasa Melayu Ambon<br /> 9. Melaksanakan TOT pembuatan bahan ajar basis IT utk guru.<br /> Pihak yang akan menerima manfaat dari proyek ini adalah SD,SMP,SMA/SMK (Swasta/Negeri), orang tua siswa dan Dinas Pendidikan kota Ambon dan pemerhati pendidikan. Dimana proses pembelajaran dan manajemen berjalan secara terbuka, adanya kesetaraan media pembelajaran antar sekolah dan proses monitoring & evaluasi dr dinas pendidikan berlangsung efektif. Lokasi mencakup Kecamatan Nusaniwe, Kecamatan Sirimau, Kecamatan Baguala, dan Kecamatan Teluk Ambon.

Ukuran kesuksesan:
1. Terbangunnya jaringan Intranet pendidikan kota Ambon<br /> 2. Sekolah dapat mengakses konten pada server Intranet Dinas Pendidikan Kota Ambon.<br /> 3. Ada kebijakan tertulis (regulasi) dari Pemerintah Kota Ambon untuk menggunakan aplikasi Sistem Informasi Sekolah dalam pengelolaan sekolah. (utk keberlanjutan proyek ini)<br /> 4. Siswa & Guru mampu membangun komunikasi melalui jaringan ini.<br /> 5. Terciptanya komunitas belajar dalam sekolah melalui pembelajaran e-Learning.<br /> 5. Siswa, Guru dan masyarakat lainnya aktif mengisi portal sejarah dan budaya maluku (MalukuPedia) dan Kamus bahasa melayu Ambon<br /> 6. Tersedianya mentor baru untuk melatih pembuatan bahan ajar<br /> 7. Minimal 75% dari Existing Intranet Users

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas