Perpus, dong!

492

492 - Perpus, dong!


Nomor:
492

Inisiator:
Sudarma Sopian

Organisasi:
NA

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Cibinong, Bogor

Dana:
1 Miliar Rupiah

Topik hibah:
Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Masa Aktivitas:
Januari – Desember 2012 (1 Tahun)

Deskripsi Proyek:
Buku sebagai sarana belajar masih sulit didapatkan di pedesaan. Meskipun ada, kebanyakan tidak mampu membelinya. Banyak orangtua maupun anak tidak mampu memiliki buku bacaan yang berkualitas. Dengan sebagian besar petani, mereka mengandalkan kebiasaan turun-temurun untuk bercocok tanam sehingga hasil pertanian mereka tidak berkembang, bahkan malah merugi. Anak-anak pun tidak bisa mengenal dunia luar karena tidak ada sarana belajar. Tidak ada buku bacaan/cerita yang berkualitas, sehingga pengetahuan mereka sangat jauh tertinggal dibanding anak-anak di kota besar. Odong-odong sebagai sarana hiburan paling murah, sangat disukai anak-anak. Sayang, sarana hiburan ini pun, jarang atau tidak pernah dijumpai di pedesaan. Saya berencana membuat 100 odong-odong yang dilengkapi perpustakaan mini. Berisi buku-buku pertanian dan buku anak. Dengan demikian, anak-anak bisa membaca buku saat naik odong-odong. Orang tua dan anak lainnya pun bisa membaca sambil menunggu giliran naik.

Masalah yang ingin diatasi:
Banyak pengangguran yang tidak memiliki keahlian, banyak anak yang tidak dapat membaca atau memperoleh informasi dari luar, dan banyak petani yang merugi akibat tidak mampu mengembangkan teknik bercocok tanam yang baik dan benar.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Menyediakan 100 odong-odong untuk 100 desa di kota Sumedang untuk mengatasi pengangguran, menyediakan buku bacaan/cerita anak yang berkualitas untuk anak-anak di pedesaan, dan menyediakan buku-buku pertanian/cara bercocok tanam untuk petani di pedesaan.<br /> Pihak yang akan menerima manfaat dari proyek ini adalah 100 orang pengangguran, anak-anak, dan petani di kota Sumedang

Ukuran kesuksesan:
Menghasilkan pendapatan minimal Rp 50.000 bagi penarik odong-odong, anak-anak menjadi gemar membaca dan menambah pengetahuan mereka, dan hasil pertanian lebih baik setelah membaca buku pertanian yang berkualitas.

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas