Memperkuat Peran Masyarakat Sipil Dalam Pemantauan MediaTerkait Pemberitaan Isu Kekerasan Terhadap Perempuan Di Kota Semarang

512

512 - Memperkuat Peran Masyarakat Sipil Dalam Pemantauan MediaTerkait Pemberitaan Isu Kekerasan Terhadap Perempuan Di Kota Semarang


Nomor:
512

Inisiator:
YLBHI-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang

Organisasi:
YLBHI-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang

Tanggal aplikasi:
16 September 2011

Lokasi:
Semarang

Dana:
800 Juta Rupiah

Topik hibah:
Pemantauan media

Masa Aktivitas:
Januari 2012 – Desember 2012 (12 bulan)

Deskripsi Proyek:
Bahwa pemberitaan terhadap kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan selama ini belum berspektif korban dalam hal ini adalah perempuan. untuk itu diperlukan pendidikan kepada masyarakat sipil untuk melakukan pemantauan terhadap pemberitaan tersebut. selain itu juga akan dilakukan pendidikan terhadap wartawan agar memilki sensitivitas gender

Masalah yang ingin diatasi:
Pemberitaan kekerasan terhadap perempuan yang belum berspektif korban, wartawan yang masih belum memilki sensitivitas gender, dan kemauan masyarakat sipil khususnya perempuan korban untuk melakukan hak jawab terhadap pemberitaan yang tidak berspektif korban.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Memberikan pendidikan terhadap perempuan dan wartawan terkait dengan gender, peran media, hak masyarakat atas pemberitaan, workshop penyusunan manual hak jawab oleh masyarakat korban (perempuan), penerbitan dan distribusi 5000 eksemplar manual hak jawab masyarakat korban, dan uji pemantauan media melalui hak jawab<br /> Pihak yang akan menerima manfaat dari proyek ini adalah 320 perempuan (di 16 Kecamatan di Kota Semarang) dan 30 wartawan akan mendapat peningkatan kapasitas terkait dengan gender, peran media, hak masyarakat atas pemberitaan, 5000 Penerima manual hak jawab masyarakat korban. Penerima manfaat secara tidak langsung adalah masyarakat Semarang.

Ukuran kesuksesan:
Terlaksananya pendidikan terhadap perempuan dan wartawan terkait dengan gender, peran media, hak masyarakat atas pemberitaan, terlaksannya workshop penyusunan manual hak jawab oleh masyarakat korban (perempuan), penerbitan dan distribusi 5000 eksemplar manual hak jawab masyarakat korban, serta 5 kali uji pemantauan media melalui hak jawab

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas