Pengambangan Website Palang Merah Indonesia untuk Pusat dan Seluruh Indonesia (33 provinsi)

583

583 - Pengambangan Website Palang Merah Indonesia untuk Pusat dan Seluruh Indonesia (33 provinsi)


Nomor:
583

Inisiator:
Palang Merah Indonesia

Organisasi:
Palang Merah Indonesia

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Bandung

Dana:
749 juta Rupiah

Topik hibah:
Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Masa Aktivitas:
1 November 2011 – 31 Juli 2012

Deskripsi Proyek:
Berdasarkan visi PMI, “Palang Merah Indonesia (PMI) mampu dan siap menyediakan pelayanan kepalangmerahan dengan cepat dan tepat dengan berpegang teguh pada Prinsip-Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.:”, diperlukan media komunikasi dan bertukar informasi agar pelayanan PMI kepada masyarakat semakin cepat dan tepat. Proyek ini menjadi langkah lanjutan dari pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dalam menjalankan visi misi PMI dan program kerjanya.<br /> Dengan adanya website PMI pusat yang lebih informatif dan interaktif, juga website di 33 provinsi, baik tingkat kabupaten maupun kota, dapat membantu mendekatkan PMI dengan masyarakat Indonesia. Proyek ini juga bertujuan agar pelayanan PMI dapat merata semua wilayah. Website PMI akan membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi yang update seputar layanan yang diberikan PMI dengan lebih cepat dan tepat.<br /> Proyek ini membangun 1 website PMI Pusat beserta forum relawan, dan lebih dari 500 website kota dan kabupaten di seluruh Indonesia untuk dikelola oleh masing-masing daerah. Penggunaan database yang terpusat agar dapat dikontrol oleh PMI Pusat.

Masalah yang ingin diatasi:
1. Sulitnya penyebaran informasi, seperti informasi kegiatan donor darah, penanggulangan bencana, pemberdayaan masyarakat, sosialisasi/ penyuluhan AIDS, dan lainnya.<br /> 2. Terbatasnya waktu untuk masyarakat dalam berkomunikasi dengan PMI<br /> 3. Belum meratanya media publikasi kegiatan PMI<br /> 4. Berita/kegiatan di daerah yang berhubungan dengan pelayanan PMI sulit untuk diketahui oleh masyarakat<br /> 5. Sulitnya masyarakat luar Indonesia (asing) dalam mencari informasi mengenai pelayanan PMI

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
1. Informasi dapat menyebar merata di seluruh wilayah Indonesia.<br /> 2. Kegiatan pelayanan masyarakat dapat terpublikasikan dengan baik dan dapat diketahui oleh masyarakat.<br /> 3. Menambah eksistensi PMI di masyarakat.<br /> 4. Masyarakat dapat dengan mudah berkomunikasi dengan PMI, baik pusat maupun daerah, tanpa perlu bertemu, bahkan datang ke kantor PMI.<br /> 5. Koordinasi antara PMI Pusat dan Daerah semakin baik dalam pelaksanaan kegiatan (program kerja)<br /> 6. Database yang terpusat, yang dapat dikontrol oleh PMI pusat<br /> 7. Memberikan fasilitas Multi Bahasa untuk mempermudah masyarakat asing mencari informasi mengenai pelayanan dan kegiatan PMI<br /> 8. Membangun komunitas (forum) relawan di website PMI Pusat untuk menjaga persatuan relawan dan mempermudah diskusi dan komunikasi relawan.<br /> Pihak yang menerima manfaat dari proyek ini adalah PMI, pemerintah, masyarakat Indonesia, rumah sakit, dan lembaga kesehatan.

Ukuran kesuksesan:
1. Keterlibatan peserta lokal dalam workshop<br /> 2. Jumlah karya yang diproduksi dengan total 24 karya film pendek dengan tema kampanye anti kekerasan dari 8 kota rawan konflik<br /> 3. Jumlah masyarakat yang hadir di saat pemutaran film dan diskusi di 8 kota

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas