Penguatan Keluarga TKI dan Membangun Basis Advokasi Masyarakat Sipil Dalam Akses Informasi untuk Mendorong Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia

624

624 - Penguatan Keluarga TKI dan Membangun Basis Advokasi Masyarakat Sipil Dalam Akses Informasi untuk Mendorong Perlindungan Hukum Tenaga Kerja Indonesia


Nomor:
624

Inisiator:
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya Kantor Perwakilan Malang

Organisasi:
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya Kantor Perwakilan Malang

Tanggal aplikasi:
16 Sep 2011

Lokasi:
Malang, Jawa Timur

Dana:
300 Juta Rupiah

Topik hibah:
Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Masa Aktivitas:
Desember 2011- November 2012

Deskripsi Proyek:
Banyaknya kasus ke-TKI-an salah satu faktornya adalah tidak berimbangnya informasi yang didapat oleh mereka karena tidak adanya media yang secara mudah dapat diakses oleh mereka, khususnya terhadap seperangkat aturan terkait ke-TKI-an. Proyek ini dilaksanakan secara bertahap yang dimulai dengan melakukan policy analysis terkait dengan ke- TKI-an yang ada di Kabupaten Malang dan Kota Malang (Data awal sudah ada), kemudian dilanjutkan dengan melakukan penguatan-penguatan kapasitas berbasis TKI/Keluarganya. Selanjutnya kegiatan tersebut dilanjutkan dengan membentuk komunitas berbasis TKI yang berfungsi sebagai sentra informasi dan advokasi awal bagi permasalahan ke-TKI-an di masing-masing basis, komunitas yang terbentuk kemudian membuat media komunitas yang secara mudah dapat diakses oleh calon TKI, TKI maupun keluarganya.

Masalah yang ingin diatasi:
1. Terkonsolidasinya kekuatan masyarakat untuk melakukan advokasi TKI.<br /> 2. Adanya pemahaman yang utuh dari keluarga Calon dan/atau TKI tentang hak-hak normatifnya sebagai TKI.<br /> 3. Adanya keberanian keluarga Calon dan/atau TKI beserta masyarakat untuk melaporkan kasus-kasus pelanggaran ketenagakerjaan sektor buruh migran.<br /> 4. Terbentuknya pos-pos pengaduan dan informasi ke-TKI-an dilingkungan masyarakat yang dikelola oleh komunitas-komunitas masyarakat basis buruh migran.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Proyek ini akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, diantaranya :<br /> 1. Policy Analysis<br /> 2. Civic Education dan Capacity Building<br /> 3. Penguatan Jaringan Kerja<br /> 4. Monitoring, Investigasi dan Advokasi<br /> 5. Kampanye Publik<br /> 6. Membuat media komunitas (media khusus TKI)<br /> <br /> Target utama dari proyek ini adalah masyarakat Kota dan Kabupaten Malang khususnya:<br /> 1. Keluarga TKI<br /> 2. Calon TKI dan TKI<br /> 3. Legislatif<br /> 4. Eksekutif<br /> 5. Aparat Penegak Hukum

Ukuran kesuksesan:
1. Adanya media khusus tentang ke-TKI-an berbasis komunitas.<br /> 2. Terbentuknya kelompok-kelompok masyarakat paralegal yang siap melakukan advokasi terhadap kasus-kasus ke-TKI-an dan memberikan informasi terkait dengan ke-TKI-an.<br /> 3. Kelompok masyarakat dapat melakukan monitoring kebijakan dan pelaksanaan perlindungan TKI di daerahnya masing-masing.<br /> 4. Adanya draft standar minimum perlindungan Calon dan TKI yang diajukan oleh masyarakat.<br /> 5. Adanya laporan yang dilakukan masyarakat kepada lembaga-lembaga penegak hukum yang berkaitan dengan kasus-kasus ke-TKI-an.<br /> 6. Kelompok masyarakat yang terbangun dapat terkonsolidasi untuk menuntut hak dan dapat melakukan bergaining dengan pengambil keputusan.

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas