Membangun akses Media terbuka demi perlindungan Tenaga Kerja Indonesia dan Keluarganya

705

705 - Membangun akses Media terbuka demi perlindungan Tenaga Kerja Indonesia dan Keluarganya


Nomor:
705

Inisiator:
Pusat Bantuan Hukum Tenaga Kerja Indonesia (PBHTKI)

Organisasi:
Pusat Bantuan Hukum Tenaga Kerja Indonesia (PBHTKI)

Tanggal aplikasi:
16 September 2011

Lokasi:
Jakarta

Dana:
250 Juta Rupiah

Topik hibah:
Keadilan dan kesetaraan akses terhadap media

Masa Aktivitas:
Februari 2011 – Februari 2012 (satu tahun)

Deskripsi Proyek:
Proyek pembangunan dan pengembangan komunikasi media dengan metode penguatan pengunaan alat media komunikasi melalui media internet (media baru) dengan system yang mudah, murah, mudah dan efektif. Hal ini dikarenakan permasalahan dasar dari kurangya perlindungan adalah dikarenakan kuranya berkomunikasi baik dari pemerintah,keluarga TKI dan TKI sendiri.

Masalah yang ingin diatasi:
Tingkat kekerasan terhadap TKI terus meningkat,sytem yang sekarang belum bisa sempurna membatu peran perlindungan TKi lebih baik, hal ini dikarekan adanya sarana dan media komunikasi yang terbatas baik dari pemerintah,Keluarag TKI dan TKi sendiri. Makanya dengan membangun system keterbukaan komunikasi diantara para pihak diharapkan perlindungan TKI,keluarga TKI dan hak-hak TKI dapat terlindungi dan dapat terppenuhi. Selain itu juga membantu peran pemrintah yang terkadang lalai mengontrol warga negranya yang menjadi TKI. Media yang akan digunakan adlah saluran informasi internet sehat yang akan dibangun kemudian akan digunakan bersama untuk berkomunikasi secara terbuka dengan memperhitungkan tingkat kebutuhan. dan itu akan meminimalisir apa yang diseut lost contac atau hilang kontak antara Tenaga Kerja Indonesia dan Keluarga TKI. dan dapat menghilangkan rasa kehawatiran di atara kelaurga dan TKI sendiri. selain itu juga keluarga dapat mengontrol penghasilan yang dia peroleh dari kerjanya untuk penguatan ekonomi keluarga.

Cara mengatasi dan masyarakat yang diuntungkan:
Dengan menyediakan fasilitas minimal (misalnya komputer dengan fasilitas modem dan billing internetnya untuk periode tertentu) sehingga digunakan teknologi tepat guna beserta pelatihannya untuk operasional awal. Pemberdayaan berikutnya akan dipantau sambil diberikan masukan hingga dapat mandiri menjalankan aktifitas pemberdayaan.<br /> <br /> Pihak yang diuntungkan melalui proyek ini adalah keluarga TKI,TKI dan peran Pemerintah. 100 keluarga Tenaga Kerja Indonesia dan 100 Tenaga kerja Indonesia dan pihak pemerintah.

Ukuran kesuksesan:
Rasa kehawatiran keluarga TKI terhadap anaknya yang bekerja menjadi TKI di luar negeri berkurang. sudah tidak adalagi lost Contak atau hilang kontak antara keluarga dan TKI serta adanya laporan berkala dari keluarga TKI disetiap minggunya terkaiat perkembangan keluarganya yang menjadi TKI diluar negeri. Bila terdapat payung networking yang berfungsi efektif dalam menunjang komunikasi yang terbuka dari keluaraga TKI ke Tenaga Kerja Indonesi dari hal yang muda dan cepat. Sehingga hubungan keduanya dapat terkontrol dan dapat menghindari pengabain hak dari pemerintah.

Perkembangan Proyek



Tidak ada aktifitas