Pemohon Hibah

Utin Rini Anggraini


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

seni_rupa

Pengalaman Berkarya

15 tahun

Contoh Karya

Situs Web

http://utinrini.blogspot.co.id

Media Sosial

IG: @utinrini , FB: @utinrini , Fanpage FB: Utin Rini Anggraini

Proyek


No. Formulir

106

Judul Proyek

MAHA RAHIM: The Great Renewal Rite Pameran Tunggal Utin Rini

Lokasi Proyek

DI Yogyakarta

Deskripsi Proyek

Proyek ini adalah proses pengembangan karier saya sebagai perupa. Proses pengembangan karier ini meliputi: - Riset dan pengembangan disain karya. - Produksi karya-karya. - Pameran tunggal. - Promosi dan publikasi.

Kategori

akses

Latar Belakang Proyek

10 tahun perjalanan seorang perupa belumlah apa apa. Apalagi sebagai perempuan, saya pernah beberapa kali mengalami jeda berkarya, terutama selepas melahirkan. Setelah melahirkan anak kedua di tahun 2007, saya memulai membuat karya karya lukisan dan mengikuti pameran. 15 tahun perjalanan seorang perupa belumlah apa apa. Apalagi sebagai perempuan, saya pernah beberapa kali mengalami jeda berkarya, terutama selepas melahirkan. Saya menghitung awal karier saya sebagai perupa adalah pada tahun 2002, pada saat saya mendapat kesempatan menjadi menjadi 100 seniman yang terpilih mengikuti Phillip Moris Art Award. Karya-karya saya sebelum menikah adalah menggunakan media seni grafis terutama teknik etsa. Setelah melahirkan anak pertama di tahun 2004, saya mengalami jeda berkarya karena kesibukan merawat bayi. Hal tersebut berlanjut hingga kelahiran anak kedua saya di tahun 2006. Pada tahun 2007 saya kembali aktif berkarya dengan menggunakan media lukisan cat akrilik, yang lebih aman dikerjakan di rumah. Saya mengalami hambatan berkarya kembali pada tahun 2010, ketika anak-anak membutuhkan perhatian lebih karena bersekolah. Hal tersebut membuat saya sampai hari ini belum pernah pameran tunggal, sebuah aktivitas yang saya dambakan sebagai seorang perupa.

Masalah yang Diangkat

Pada mulanya saya merasa tidak terlalu bersinggungan dengan soal keperempuanan. Bahkan saya menghindari label sebagai seniman perempuan yang sering dijadikan permakluman dalam dunia seni rupa Indonesia yang didominasi oleh laki-laki. Karya saya dahulu lebih mempersoalkan tentang diri saya. Dalam periode “Great Asian and Sensuality” karya saya mengangkat keinginan saya untuk mendobrak hal-hal yang dianggap tabu dalam masyarakat. Dalam posisi saya sekarang, tema perempuan itu ternyata tidak bisa saya hindari, sebagai seorang ibu dan perempuan. Karya saya sekarang merupakan bagian dari pernyataan saya mengenai perempuan dengan menggunakan pengalaman dan pemahaman saya. Proyek ini saya gunakan untuk menampilkan perkembangan karya saya terkini yang secara filosofis menghubungkan antara rahim perempuan, alam, masalalu, dan masakini. Saya akan meriset mengenai warisan kebijaksanaan masa lalu tentang perempuan, terutama mengenai pengobatan, makanan, dan reproduksi.

Durasi Proyek

8 bulan

Indikator Sukses

- Terselengaranya pameran tunggal dengan minimal 20 karya, dengan sistem kuratorial, presentasi, promosi, dan publikasi yang dikerjakan secara profesional. - Dikunjungi oleh 1.500 orang - Mendapat liputan dari media nasional

Dana Hibah

Rp.202 Juta