Pemohon Hibah

St. Haerana Machmud


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

sastra

Pengalaman Berkarya

5 tahun

Situs Web

naskahyangterbuangblogspot.com

Media Sosial

posting foto melalui akun FB Haerana Mahmud Maulana

Proyek


No. Formulir

1191

Judul Proyek

Melestarikan Dongeng Suku Bugis Makassar

Lokasi Proyek

Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan

Deskripsi Proyek

Saya ingin menghasilkan suatu buku kumpulan dongeng yang berasal dari suku Bugis Makassar (suku asal saya) dengan mengingat, mendengarkan dan mendokumentasikan dongeng-dongeng tersebut dari para tetua atau orang tua khususnya perempuan di sekitar saya, lalu bekerja sama dengan penerbit dan menerbitkannya secara indie (berbayar), setelah itu mendistribusikannya ke provinsi lain di Indonesia dan daerah lain selain Maros dan Makassar tanpa dipungut biaya lewat perpustakaan di daerah tersebut

Kategori

lintasgenerasi

Latar Belakang Proyek

Saya adalah penikmat dongeng, sejak kecil ayah dan kakak perempuan saya (karena ibu saya telah wafat) selalu mendongeng sebelum saya tidur, dongeng-dongeng itu saya masih ingat hingga sekarang, dimana zaman telah berubah, timbul kekhawatiran dongeng-dongeng ini akan hilang seiring wafatnya para penutur, sehingga saya berniat mengabadikannya dalam sebentuk karya sastra berupa buku kumpulan dongeng

Masalah yang Diangkat

Masalah saya sebagai seorang penulis pemula adalah biaya penerbitan buku, mengingat beberapa penerbit yang saya tahu memiliki genre tersendiri dalam menerbitkan buku, sehingga naskah-naskah unik sering ditolak dengan alasan tidak sesuai dengan selera pasar, dsb, jadi jalan terbaik adalah menerbitkan buku secara indie atau berbayar, karena tidak yang abadi di dunia kecuali yang tertulis dalam buku, kata mendiang Pramoedya Ananta Toer, semoga Cipta Media Ekspresi bisa jadi solusi untuk masalah ini

Durasi Proyek

9 bulan

Indikator Sukses

Indikator keberhasilan buku ini adalah, pertama, bila terbit suatu buku kumpulan dongeng asal Bugis Makassar yang layak baca dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kedua, jika buku telah terdistribusi ke setiap provinsi di Indonesia (skala nasional) dan daerah selain Makassar dan Maros (skala lokal), ketiga, jika buku kumpulan dongeng ini telah terpajang di toko buku di seluruh Indonesia, keempat, bangsa Indonesia dapat mengenal budaya Bugis Makassar dengan membaca dongeng-dongengnya.

Dana Hibah

Rp.20 Juta