Pemohon Hibah

MEGA NISFA MAKHROJA, S.IP., M.Si.


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

lainnya

Pengalaman Berkarya

6 tahun

Situs Web

https://meganisfa.wordpress.com/2018/01/20/my-first-book-the-power-of-emak-emak/

Media Sosial

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10207342278824369&set=a.2939485015348.2114572.1507833539&type=3&theater

Proyek


No. Formulir

305

Judul Proyek

GEMPAR !!! (GERAKAN PEREMPUAN BERKARYA)

Lokasi Proyek

Nusa Tenggara Barat

Deskripsi Proyek

Proyek ini merupakan lanjutan dari kegiatan yang sudah saya lakukan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Puncang Hijau tahun 2016-2017. Sebelumnya kami melakukan Program Pelatihan Kecakapan Hidup Perempuan (PKHP) Marginal. Kami memberikan pelatihan keterampilan sebagai upaya untuk keluar dari permasalahan ekonomi. Outputnya adalah mitra binaan berhasil membuat produk makanan khas daerah berbahan dasar Sapi, Jagung, dan Rumput Laut (PIJAR). Gambaran kegiatan sudah saya bukukan pula dalam “The Power of Emak-emak”. Pengembangannya pada proyek ini adalah kajian keilmuan dan cakupan wilayah yang lebih luas, yaitu di NTB. Kabupaten Lombok Barat menjadi contoh kasus, bagaimana permasalahan perempuan marginal tidak hanya terhadap akses pendidikan tetapi juga budaya masyarakat sekitar. Keterbatasan akses pendidikan dan kesempatan berwirausaha juga dialami oleh perempuan lain di Nusa Tenggara Barat. Oleh karena itu, saya ingin mengkaji lebih jauh, bagaimana upaya pemberdayaan perempuan marginal di Nusa Tenggara Barat melalui lembaga pendidikan nonformal. Tentunya terdapat perbedaan latar belakang kebudayaan yang mengakibatkan proses pemberdayaan juga berbeda sehingga outpunya juga berbeda. Output yang ingin saya dapatkan, pertama : memetakan permasalahan perempuan marginal di Nusa Tenggara Barat, kedua : Memetakan hasil produk kerajinan perempuan marginal di Nusa Tenggara Barat, Ketiga : Menyusun rekomendasi terhadap program pemberdayaan perempuan marginal di Nusa Tenggara Barat.

Kategori

riset_kajian_kuratorial

Latar Belakang Proyek

Sebelumnya saya sudah sering melakukan kegiatan pemberdayaan perempuan marginal di wilayah Lombok Barat melalui institusi non formal yang saya kelola sejak 2012. Apa yang saya dapatkan dilapangan adalah nilai praktisnya. Melalui proyek ini, saya rasa perlu untuk mengembangkan nilai keilmuannya sebagai bahan kajian yang bisa dibagikan kepada banyak orang, diantaranya pelaku pendidikan non formal, LSM, pemerintah, dan masyarakat luas. Berbekal pengalam selama 6 tahun dan jaringan Forum Komunikasi PKBM se NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Pendidikan Nasional, saya sangat optimis proyek ini dapat kita lakukan dengan baik. Ibaratnya apa yang sudah kita lakukan masih hanya tertulis secara lisan belum tulisan. akan sangat sayang bila tidak dibagi. Terlebih lagi dalam era SDGs ini, pegiat pendidikan nonformal menjadi salah satu pionir untuk membangun isu sustainable education dan sustainable economic di level grassrot.

Masalah yang Diangkat

Saya ingin mengkaji solusi pemberdayaan perempuan marginal di NTB. Banyak program pemberdayaan yang dilakukan, namun perempuan marginal sebagai obyek kajian merupakan sesuatu yang perlu ditelaan lebih mendalam. Akses pendidikan dan pengaruh sosial budaya sangat menentukan peran perempuan marginal dalam sektor ekonomi. Oleh karena itu, saya harapkan melalui proyek ini saya bisa mendapatkan 3 poin yang ingin saya kaji, 1. Pemetaan masalah yang dihadapi oleh para perempuan marginal 2. Pemetaan produk hasil kerajinan perempuan marginal 3. Rekomendasi kebijakan terhadap kontinyuitas pemberdayaan perempuan marginal

Durasi Proyek

6 bulan

Indikator Sukses

Indikator sukses 1. Membuat laporan dengan sample minimal 6 dari 9 kabupaten di NTB 2. Melakukan seminar hasil penelitian dan publikasi media 3. Melakukan pameran hasil produk perempuan marginal se NTB

Dana Hibah

Rp.150 Juta