Kabar Terbaru

Penerima Hibah

Intan Andaru


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

sastra

Pengalaman Berkarya

3 tahun

Contoh Karya

Situs Web

Media Sosial

https://www.instagram.com/andaruintan/

Catatan Juri


Dana yang diturunkan: Rp.50 Juta

Perjalanan penulis untuk mengunjungi tempat-tempat yang jauh darinya kerap dilakukan, tapi terlampau sering terjadi di tempat-tempat wisata dengan alam yang cantik-nyaman dan kebanyakan di luar Indonesia. Proyek ini penting karena keluar dari pola yang lazim itu. Intan Andaru adalah seorang dokter sekaligus penulis yang ingin menggali pengalaman masyarakat di tempat yang jauh dari jangkauan fasilitas teknologi dan kesehatan. Riset ini diharapkan dapat membantunya menghasilkan cerita yang kaya dengan pemahaman akan faktor-faktor yang saling tarik-menarik mempengaruhi kehidupan perempuan: kehidupan keluarga, adat dan ekonomi politik.

Proyek


No. Formulir

313

Judul Proyek

Penulisan Novel tentang Wabah Campak dan Gizi Buruk di Asmat

Lokasi Proyek

Papua (Distrik Agats dan Distrik Akat, Kabupaten Asmat)

Deskripsi Proyek

Proyek ini bertujuan untuk menuliskan duka Indonesia atas wabah campak dan gizi buruk yang telah menewaskan puluhan anak di pelosok Papua. Ada tiga tahapan untuk penulisan novel--yaitu melakukan riset, menulis, dan menerbitkan. Riset dilakukan secara langsung (baik di kabupaten ataupun di beberapa distrik) dengan mengumpulkan data korban di rumah sakit atau dinas kesehatan terkait, melakukan wawancara (kepada beberapa keluarga korban dan beberapa pihak yang bersinggungan langsung), dan mempelajari struktur alam dan sosiokultural Suku Asmat yang mungkin berdampak besar terhadap masalah yang saya angkat. Pada tahap kedua, yaitu menulis, akan saya lakukan setelah menjalani riset. Sedangkan pada tahap ke tiga, saya akan menerbitkan sebuah novel sehingga karya tersebut dapat dinikmati dan dikaji oleh masyarakat luas.

Kategori

perjalanan

Latar Belakang Proyek

Sebagaimana pengalaman saya ketika bekerja sebagai dokter di pelosok Halmahera Selatan selama hampir dua tahun, saya mendapati masalah kesehatan di negeri ini yang amat kompleks--khususnya di Indonesia timur. Puncak masalah itu terlihat pada kasus wabah campak dan gizi buruk asmat yang menewaskan puluhan anak-anak di Papua sehingga saya merasa masalah tersebut perlu dikaji menggunakan kacamata berbeda dan diabadikan dalam bentuk karya sastra. Menurut pandangan saya sebagai dokter dan penulis, Indonesia harus memiliki dokumentasi dalam bentuk karya sastra mengenai kejadian-kejadian penting yang pernah dialami--apalagi yang menyangkut masalah kemanusiaan.

Masalah yang Diangkat

Masalah kemanusiaan (dan aspek-aspek yang mempengaruhi) dalam kasus wabah campak dan gizi buruk di Asmat, Papua.

Durasi Proyek

2 bulan

Indikator Sukses

Terbitnya novel tentang wabah campak dan gizi buruk di Asmat pada tahun 2019-2020

Dana Hibah

Rp.50 Juta

Selamat Kepada Penerima Hibah