Pemohon Hibah

Sri Riski Wulandari


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

lainnya

Pengalaman Berkarya

1 tahun

Contoh Karya

Situs Web

Media Sosial

Proyek


No. Formulir

340

Judul Proyek

PERSPEKTIF

Lokasi Proyek

Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan

Deskripsi Proyek

PERSPEKTIF adalah suatu proyek kegiatan pekan seni dan budaya perempuan yang akan melibatkan/menggandeng 100 orang perempuan dari berbagai kalangan/pekerjaan (Seniman, Budayawan, IRT, Dokter, Polwan, dll) dalam pelaksanaannya. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 hari, yaitu Sabtu dan Minggu. Hari pertama (Sabtu) akan berlangsung di sebuah Rumah Seni di Kota Makassar yang bernama Rumata' Art Space. Rumah itu akan dirancang sedemikian rupa sehingga berperspektif ramah anak dan ramah lingkungan. Hari pertama akan diisi dengan kegiatan: -Pameran Karya (Foto, Kerajinan Tangan, hasil riset) dari berbagai kalangan perempuan -Pemutaran Film yang dibuat oleh perempuan atau organisasi perempuan -Bedah Buku (1 buku melacak Perempuan dalam Seni dan Kebudayaan, dan satu lagi melacak jejak Perempuan dan Perdamaian) Kemudian hari Minggu, kegiatan akan dilaksanakan di Benteng Roterdam Makassar. Sebelumnya akan difasilitasi dana seperlunya kepada beberapa kalangan untuk membuat karya atau mendatangkan mereka untuk berkarya pada hari itu juga. Hari Minggu akan diisi: -Booth Perempuan (Makanan, Hasil Riset, Kerajinan Tangan, Foto, Games Anak/Keluarga, dll) -Panggung Pertunjukan Perspektif dan Ekspresif (menampilkan berbagai pertunjukan seni, orasi ilmiah, perempuan difabel/disabiltas berkemampuan dalam seni lukis maupun karya lain yang mungkin ditampilkan) -Menyediakan space karya bagi perempuan Difabel/Disabilitas -Pemutaran Film Dokumenter karya Tim Perspektif -Bedah Buku

Kategori

kerjasama_kolaborasi

Latar Belakang Proyek

Saya yakin dan percaya, setiap manusia memiliki seni pada dirinya, bahkan pada bentuk paling sederhana. Proyek ini dilatarbelakangi oleh perjalanan dan pengalaman saya yang sederhana. Saya beberapa kali menjadi relawan untuk berbagai kegiatan dan sekarang sedang menjadi Project Manager untuk sebuah Festival Perdamaian yang akan dilaksanakan 18 Maret 2018 nanti. Saya yang sudah cukup lama mengamati aktivitas ataupun berbagai fenomena tentang perempuan. Dan pada beberapa hal atau kesempatan saya melihat dan merasakan sendiri bagaimana perempuan tersubordinasi dan tersumbat dalam menyalurkan perspektif dan ekspresinya akibat berbagai perspektif dan stigma yang dilekatkan padanya. Saya yakin saya hanyalah satu diantara banyak perempuan yang punya keinginan kuat untuk dan ingin menunjukkan keberadaannya, bahkan dalam bentuk yang paling sederhana. Saya punya niat untuk menghibahkan diri saya sebagai Project Leader atau Project Manager kegiatan ini karena saya melihat ada potensi kolaborasi besar yang dapat dilaksanakan dan belum pernah dilaksanakan. Saya juga melihat ketertarikan berbagai kalangan untuk menjadi relawan dan tidak sungkan mengorbankan waktunya, hanya saja untuk menjadi koordinator mereka tidak memungkinkan karena berbagai faktor, dan saya ingin menginisiasi kolaborasi itu.

Masalah yang Diangkat

Keterbatasan akses, ruang, kesempatan (materi-immateri) perempuan untuk menunjukkan karya/keberadaannya berdasarkan perspektif dari dalam hati dan pikirannya yang sesungguhnya. Dalam film dokumenter yang akan dibuat, saya juga akan merekam berbagai aktivitas kebudayaan perempuan sampai ke desa-desa yang jarang terjamah dan sering dilupakan.

Durasi Proyek

8 bulan

Indikator Sukses

Apabila saya berhasil mengorganisir minimal 15 kalangan/pekerjaan perempuan untuk ikut berpartisipasi dan berkolaborasi yang kalangan/pekerjaan tersebut bukan hanya terdiri atas perempuan yang biasa berorganisasi atau berkomunitas/pelaku seni aktif, tetapi dari kalangan Ibu Rumah Tangga smpai kepada Dokter, Polwan dan Difabel/Disabilitas yang selama ini dilekati oleh perspektif-perspektif tertentu. Dan dalam pengerjaan selama persiapan sampai kepada pelaksanaannya diorganisir dan dikerjakan 95% oleh perempuan.

Dana Hibah

Rp.150 Juta