Kabar Terbaru

Penerima Hibah

Dida Imada Maulina


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

seni_pertunjukan

Pengalaman Berkarya

8 tahun

Situs Web

Media Sosial

Facebook (Suluk Samudera)

Catatan Juri


Dana yang diturunkan: Rp.32 Juta

Kembali berkarya setelah sempat terhenti karena kesibukan sebagai ibu rumah tangga adalah kerinduan banyak perempuan peseni. Sejak kembali berkarya pada tahun 2016, grup musik tradisi Sunda yang beranggotakan 10 perempuan ini telah menghasilkan satu karya baru dan 5 karya aransemen. Pengadaan alat dan kostum ini diharapkan akan mendukung Suluk Samudra dalam berkarya dan berkontribusi lebih optimal untuk khazanah musik Indonesia.

Proyek


No. Formulir

588

Judul Proyek

Pengadaan alat dan kostum grup Suluk Samudera

Lokasi Proyek

Bandung (Jawa Barat)

Deskripsi Proyek

Proyek ini merupakan pengajuan alat musik dan kostum, sebagai upaya untuk menciptakan ruang berproses (latihan seni, berkarya atau bertukar pikiran) yang ramah terhadap wanita. Proyek ini saya ajukan sebagai ketua grup musik tradisi bernama “Suluk Samudera” yang beranggotakan 10 orang. Dalam proyek ini kami mengajukan pembelian alat-alat musik untuk mengganti alat musik kami yang sudah tidak layak digunakan, dan menambah alat musik yang belum kami miliki, diantaranya 6 buah kacapi Sunda, 1 set kendang, 1 buah biola, 1 buah rebab, 1 buah cajon, 1 set suling, dan 1 buah bass. Selain itu, kami juga berkeinginan membuat beberapa pasang kostum untuk pentas.

Kategori

akses

Latar Belakang Proyek

Setelah mengalami masa vakum dan penggantian beberapa personil, pada tahun 2016 kami mulai menggagas untuk kembali berkarya. Namun, keinginan kuat kami tersebut ternyata terhambat karena peran kami sebagai wanita yang sudah berkeluarga, serta keterbatasan alat musik yang kami miliki. Atas dasar segala keterbatasan kami, kami kemudian bercita-cita menciptakan wadah yang ramah terhadap wanita. Makasunya, kami sebagai wanita tetap bisa melakukan proses berkesenian (latihan seni, berkarya atau bertukar pikiran), tanpa meninggalkan kewajiban kami terhadap suami dan anak-anak kami. Di satu sisi kami senang karena ternyata kini masyarakat dan para seniman sudah mulai lebih terbuka terhadap wanita, namun kami tetap belum diakui karena kami belum memulai proses latihan dan berkarya secara lebih intensif, sehingga belum menghasilkan karya baru. Maka dari itu, kami berpikir untuk melengkapi sarana prasarana, yakni alat-alat musik dan kostum, agar kami bisa mengatur jadwal proses kami yang disesuaikan dengan waktu mengurus keluarga, ataupun agar

Masalah yang Diangkat

Grup Suluk Samudera adalah grup musik tradisi Sunda yang beranggotakan 10 orang wanita. Grup ini terbentuk pada tahun 2010, saat kami menjadi mahasiswa di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Pada saat masih menjadi mahasiswa, grup yang seluruhnya beranggotakan wanita masih sangat jarang, karena wanita masih dianggap tabu atau belum lazim menjadi pemain alat musik Tradisional, apalagi sebagai pembuat karya. Walaupun demikian, pada saat itu kami tetap aktif berlatih. Pada prosesnya, status mahasiswa memudahkan kami untuk meminjam ruangan ataupun berbagai alat musik serta perlengkapan lainnya seperti sound ataupun kostum, dari pihak kampus. Namun kami mengalami masa vakum setelah kami lulus kuliah, karena selain kami sulit mendapatkan sarana prasarana, pernikahan dan kewajiban mengurus anak pun menjadi kendala. Selama mengalami masa vakum tersebut, kami merasa dikebiri karena potensi dan keinginan kami seolah dipaksa untuk dihentikan begitu saja. Beberapa tahun kemudian (tahun 2016), akhirnya kami memutuskan untuk kembali mengadakan latihan walaupun harus sambil membawa anak-anak kami. Kami berpikir bahwa mengurus keluarga memang adalah keharusan, namun bukan berarti kami harus berhenti mengembangkan diri kami. Namun gagasan tersebut terhambat karena kami tidak memiliki alat musik dan kostum yang layak untuk proses latihan, berkarya, dan pentas.

Durasi Proyek

6 bulan

Indikator Sukses

Proyek ini dikatakan sukses jika kami sudah bisa berproses secara rutin dan pentas dengan alat-alat musik dan kostum yang memadai.

Dana Hibah

Rp.32 Juta

Selamat Kepada Penerima Hibah