Pemohon Hibah

Anisa Shabrina Yunus


Riwayat Berkarya

Bidang Seni yang Ditekuni

seni_rupa

Pengalaman Berkarya

6 Tahun

Contoh Karya

Situs Web

http://nichasy.blogspot.co.id/

Media Sosial

https://www.instagram.com/nichasy/

Proyek


No. Formulir

772

Judul Proyek

Sebuah Film Fiksi: LISTEN OUT “The World is Happening”

Lokasi Proyek

Makassar, Sulawesi Selatan

Deskripsi Proyek

Proyek ini berupa produksi film fiksi yang akan mengambil tempat di kota Makassar, Sulawesi Selatan. Berdasarkan media yang dipilih yaitu film, proyek tersebut merupakan sebuah proyek kolaboratif dengan para pelaku seni baik yang telah memiliki pengalaman dalam dunia produksi karya audiovisual maupun yang baru akan memulai. Dalam sebuah film, terdapat tiga tahapan yaitu pra produksi, produksi dan pasca produksi. Tahapan pra produksi akan mencakup brainstorming dengan tim serta pihak-pihak yang dianggap mumpuni untuk memberikan masukan mengenai isu yang diangkat dalam film. Tahapan produksi mencakup segala proses perekaman adegan di lapangan, dimana pemohon sendiri akan terlibat sebagai sutradara. Sementara tahap pra produksi akan mencakup pengeditan karya hingga sampai kedalam tahap pemutaran.

Kategori

kerjasama_kolaborasi

Latar Belakang Proyek

Menjalani lebih dari enam tahun bergelut di bidang seni rupa, pemohon hibah mulai tertarik untuk merambat ke bidang seni audiovisual dengan berusaha menyatukan kemampuan yang ia miliki dalam bidang seni rupa, musik dan penulisan naskah. Selama satu tahun terakhir, pemohon menghabiskan waktunya menonton banyak film dari berbagai belahan dunia dan akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa film merupakan media penyampai pesan yang paling efektif, Adanya kesempatan untuk berkolaborasi dengan peminat film di Makassar semakin menguatkan niatnya dalam mewujudkan projek film fiksi ini. Berawal dari sebuah ide cerita sederhana tentang kehidupan seorang perempuan di kota Makassar setelah lulus kuliah dengan idealismenya sebagai seorang seniwati—yang secara tersirat akan memberikan gambaran tentang konsep modernisme yang berkembang di masyarakat dan konsep perempuan dan seni di Makassar secara khusus, serta berbagai polemik yang pemohon coba gambarkan akibat ketidakpekaan terhadap apa yang terjadi disekeliling kita, pemohon ingin menciptakan sebuah karya yang dapat membangun kesadaran anak muda bahwa sejatinya ada banyak hal yang kita lewatkan selama dunia berlangsung, sementara kita malah sibuk menutup telinga dan menciptakan dunia didalam pikiran. Pemohon berharap film ini dapat menjadi sebuah alat pembelajaran tentang pentingnya menumbuhkan rasa peduli dalam kehidupan sehari-hari. Dan untuk mewujudkan itu, sederhananya, kita hanya perlu mendengarkan.

Masalah yang Diangkat

Bermula dari kegelisahan yang dirasakan oleh pemohon hibah terhadap konsep modernisme yang berkembang di masyarakat dan akhirnya menciptakan sebuah tolak ukur akan kemapanan, keberhasilan, serta aspek-aspek lain yang merupakan hasil konstruksi dari pemikiran manusia, pemohon ingin memproyeksikan secara jujur bagaimana seorang seniwati berjuang mempertahankan idealismenya dalam berkarya ditengah tekanan dari lingkungan sekitar yang terus menyerang. Film Listen Out akan menyinggung tentang stereotype terhadap seniman perempuan di Makassar, dan bagaimana perlakuan terhadap pekerja seni itu sendiri dengan tuntutan dari dunia yang terus bergerak. Dengan turut menyinggung tentang penggunaan teknologi dan kaitannya dengan tingkat kepekaan seseorang, film ini akan mengambil tempat di kota Makassar sebagai salah satu kota terbesar dengan jumlah populasi kelima terbanyak di Indonesia. Yang berarti, dengan demikian, masalah-masalah yang ingin diatasi tersebut dapat mencakup masyarakat luas dalam penyebarannya. Dengan tujuan, untuk menciptakan masyarakat modern yang peka terhadap dunia di sekelilingnya.

Durasi Proyek

6 bulan

Indikator Sukses

1. Berjalannya proyek sesuai dengan timeline yang dicanangkan 2. Terlaksananya pemutaran karya di lokasi-lokasi sekolah dan kampus di Makassar 3. Keikutsertaan karya kedalam festival baik dalam skala nasional dan internasional 4. Jika memungkinkan, pemohon juga akan mencoba memasukkan karya kedalam slot layar bioskop 5. Adanya apresiasi dari berbagai media

Dana Hibah

Rp.400 Juta