Gateway Estafet Angkutan Hasil Bumi

063

063 - Gateway Estafet Angkutan Hasil Bumi

Sebuah usaha penciptaan GERBANG INFORMASI para pengemudi / pelaku usaha angkutan muatan barang dan hasil bumi, yang bertujuan khusus mempersingkat waktu kerja para pengemudi, memperdekat jarak tempuh para pengemudi, dan kepastian mendapatkan muatan balik saat kembali ke daerah asalnya. Prosesi ini akan memanfaatkan media yang sebagian besar telah dimiliki para pengemudi. Telepon Seluler. Protokol yang akan digunakan dalam prosesi ini antara lain : Web, Web Service, SMS.

Nomor:
063

Nama Lengkap Inisiator:
Wahyu Bimo Sukarno

Lokasi:
Wonosobo, Jawa Tengah

Judul Proyek:
Gateway Estafet Angkutan Hasil Bumi

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Pelaku bisnis transportasi, pengemudi, pembeli dan petani

Ukuran Keberhasilan:
Beberapa indikator yang digunakan antara lain:
1. Data pengguna aplikasi
2. Frekuensi penggunaan aplikasi dan berkembangnya data yang ada.
3. Ketertarikan pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Komunikasi
4. Komunikasi antar pengemudi/pengusaha distribusi yang terjadi mengingat bahwa sistem ini dirancang berbasis media jejaring sosial.
5. Kritik-kritik yang muncul dari para pengguna dan pihak lain dalam upaya menyempurnakan aplikasi ini.

Tipe Konten:
Pengemudi, Plat Kendaraan, Asal Muatan, Tujuan Muatan, Berat Muatan, Waktu Kirim, Peta Global.

Strategi Distribusi:
1. penyebaran informasi pada para penggiat bisnis Transportasi angkutan barang<br /> <br /> 2. penyebaran pada para pengemudi truk, mengingat mereka adalah komunitas masif<br /> 3. penyebaran gambar iklan pada truk, iklan pada truk adalah iklan berjalan yang cukup efektif<br /> 4. broadcast sms<br /> 5. media sosial yagn dibangun untuk daya tarik<br /> 6. Spanduk saingan “Piye Kabare Le Isih enak jamanku to” dengan “enak jamanku pakdhe, mbiyen ora ono android”

Kuantitas Output Konten:
1. Konten SMS masuk di awal operasional program dibawah 200 sms perhari. Setelah ramai diatas 1000 sms perhari 2. Konten SMS keluar (respon balik) hampir sama dengan konten sms masuk 3. Konten SMS broadcast 20 sms perhari dikalikan dengan jumlah member. 4. Konten lain berupa content web yang diakses baik dari aplikasi mobile maupun web.

Dana yang Diminta:
Rp. 384 Juta

Deskripsi Proyek:
Sebuah usaha penciptaan GERBANG INFORMASI para pengemudi / pelaku usaha angkutan muatan barang dan hasil bumi, yang bertujuan khusus mempersingkat waktu kerja para pengemudi, memperdekat jarak tempuh para pengemudi, dan kepastian mendapatkan muatan balik saat kembali ke daerah asalnya.<br /> Prosesi ini akan memanfaatkan media yang sebagian besar telah dimiliki para pengemudi. Telepon Seluler. Protokol yang akan digunakan dalam prosesi ini antara lain : Web, Web Service, SMS.

Definisi Masalah:
Masalah Umum:<br /> Distribusi merupakan satu proses antara Produksi dan Konsumsi. Dalam bidang pertanian, proses distribusi (transportasi), merupakan salah satu penentu tingginya margin harga Hasil Bumi. Yaitu harga tinggi di tingkat konsumen, dan harga amat rendah di tingkat petani.<br /> <br /> Masalah Khusus:<br /> Masih banyak perusahaan transportasi muatan yang melakukan perjalanan panjang lintas pulau untuk mengantarkan produk, dan pulang dengan muatan kosong, kadangpun setelah melalui penantian yang cukup lama.<br /> Padahal, sebenarnya cukup banyak muatan balik yang membutuhkan angkutan menuju ke daerah asalnya. Biaya operasional para pengusaha angkutan menjadi sangat tinggi dengan hal ini.<br /> <br /> Sedangkan dalam perusahaan itu sendiri biasanya banyak order yang ditolak, bukan karena perusahaan overload, namun lamanya proses transportasi yang dilalui para kru pengemudinya.

Cara Mengatasi:
Kunci dari permasalahan ini adalah “Kurangnya Informasi”. Proyek ini menciptakan sebuah Portal Khusus untuk para perusahaan angkutan dan para pengemudi, dan media clientnya adalah komputer, aplikasi smartphone, maupun SMS, yang bertujuan menjadi media tukar informasi antar perusahaan angkutan/pengemudi.<br /> <br /> Dengan menggunakan portal ini, pengemudi/perusahaan angkutan akan dengan mudah merencanakan, kapan dia harus berangkat, dimana dan kemana dia akan bertukar limpahan muatan dg pengemudi lain, kapan dia harus pulang, dan muatan apa yang bisa dia dapat ketika pulang.<br /> <br /> Secara umum diharapkan turunnya biaya distribusi di tingkat pengusaha, dapat menjadikan persaingan sehat yang akan berimbas pada turunnya harga secara umum. Disamping itu tetap bisa diharapkan harga jual yang manusiawi di tingkat para petani/produsen.

Perkembangan Proyek