Informasi Digital Wisata Indonesia

109

109 - Informasi Digital Wisata Indonesia

Informasi Digital Wisata Indonesia adalah aplikasi yang akan memberikan informasi kepada pengunjung daerah-daerah yang ada di Indonesia seperti tempat wisata, museum, kebun binatang, pasar tradisional. Informasi yang diberikan berupa referensi mengenai titik ketertarikan pengunjung yang ada di daerah tersebut berupa deskripsi, sejarah dan panduan untuk menuju titik-titik yang menjadi daya tarik pengunjung, serta memberikan jumlah pengunjung di titik-titik tersebut. Selain itu pengunjung juga bisa memberikan masukan/saran mengenai titik yang mereka kunjungi. Kategori aplikasi berbasis perangkat berjalan (Mobile Application) dengan platform Android, IPhone, Blackberry dan Windows Phone. Aplikasi dapat berjalan melalui perangkat Handphone maupun tablet.

Nomor:
109

Nama Lengkap Inisiator:
Artha Nugraha Jonar

Lokasi:
Jember, Jawa Timur

Judul Proyek:
Informasi Digital Wisata Indonesia

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Pengunjung tempat wisata di Indonesia

Ukuran Keberhasilan:
Wisatawan akan semakin mudah mendapatkan informasi mengenai tempat wisata dengan acuan penambahan jumlah pengguna aplikasi 10000 per bulan.

Tipe Konten:
- informasi mengenai titik ketertarikan wisatawan berupa teks, foto - form umpan balik dari pengunjung - titik lokasi - panduan menuju titik lokasi - statistik jumlah pengunjung

Strategi Distribusi:
aplikasi diunggah ke lokasi distribusi aplikasi untuk masing-masing platform (playstore, app store, windows store, blackberry world). kampanye dilakukan melalui pembuatan website, sosial media (facebook, twitter, pinterest, instagram) tempat wisata yang sudah menggunakan media Informasi Digital Wisata Indonesia, akan di tag dan diberikan logo khusus.

Kuantitas Output Konten:
Target tempat wisata yang bisa diimplementasikan dalam satu tahun pertama adalah 10 tempat wisata.

Dana yang Diminta:
Rp. 150 Juta

Deskripsi Proyek:
Informasi Digital Wisata Indonesia adalah aplikasi yang akan memberikan informasi kepada pengunjung daerah-daerah yang ada di Indonesia seperti tempat wisata, museum, kebun binatang, pasar tradisional. Informasi yang diberikan berupa referensi mengenai titik ketertarikan pengunjung yang ada di daerah tersebut berupa deskripsi, sejarah dan panduan untuk menuju titik-titik yang menjadi daya tarik pengunjung, serta memberikan jumlah pengunjung di titik-titik tersebut. Selain itu pengunjung juga bisa memberikan masukan/saran mengenai titik yang mereka kunjungi. Kategori aplikasi berbasis perangkat berjalan (Mobile Application) dengan platform Android, IPhone, Blackberry dan Windows Phone. Aplikasi dapat berjalan melalui perangkat Handphone maupun tablet.

Definisi Masalah:
Indonesia kaya akan daerah yang menjadi titik ketertarikan wisatawan untuk mengunjungi tempat tersebut. Biasanya untuk daerah-daerah yang sudah sangat terkenal karena kunjungan wisatawan yang banyak, akan sangat mudah dijumpai referensinya di internet. Tetapi pada saat wisatawan berada di lokasi, mereka akan merasa kebingunan dengan lokasi wisata yang mereka kunjungi. Cara yang dilakukan oleh pengelola tempat wisata untuk memberikan informasi mengenai tempat wisata tersebut biasanya dengan membuat suatu gedung pusat informasi, memberikan papan petunjuk dan menyebarkan pemandu wisata. Akan tetapi cara tersebut memiliki keterbatasan pada lokasi, waktu dan sumber daya manusia. Letak gedung pusat informasi, terkadang tidak jelas. Papan petunjuk hanya berada di area tertentu saja, sedangkan pemandu wisata jumlahnya terbatas. Hal ini menimbulkan keterbatasan akses informasi pada saat berada di tempat wisata tersebut.

Cara Mengatasi:
Aplikasi ini akan memberikan informasi mengenai tempat wisata tersebut, titik ketertarikan wisatawan, panduan menuju tempat tersebut berbasis peta digital dengan titik koordinat. selain itu aplikasi ini juga akan bisa memberikan statisitik jumlah kunjungan ke titik-titik tertentu sehingga memberikan bantuan kepada pengelola tempat wisata itu untuk mengetahui mana titik yang ramai dan yang sepi pengunjung.

Perkembangan Proyek