Manajemen Data dan Informasi Kesehatan Berbasis Masyarakat dan Posyandu

126

126 - Manajemen Data dan Informasi Kesehatan Berbasis Masyarakat dan Posyandu

Aplikasi ini dibuat dan dikembangkan untuk mendukung sistem manajemen pelaporan dan updating data kesehatan dari Posyandu ke Dinas Kesehatan. Serta sebagai upaya dalam rangka penyampaian informasi kesehatan mengenai kemungkinan keadaan darurat seperti wabah maupun penginformasian tentang produk-produk berbahaya (makanan, kosmetik, obat) belum dilakukan dengan baik dari Dinas Kesehatan kepada warga

Nomor:
126

Nama Lengkap Inisiator:
Rokhmad Munawir

Lokasi:
Klaten, Jawa Tengah

Organisasi:
Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO) Surakarta

Judul Proyek:
Manajemen Data dan Informasi Kesehatan Berbasis Masyarakat dan Posyandu Kota Surakarta

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
(1) Kader Posyandu di wilayah Surakarta; (2) Masyarakat kota Surakarta

Ukuran Keberhasilan:
(1) Aplikasi berbasis Web untuk pelaporan dan data Posyandu dapat digunakan dan dijalankan dalam 4 bulan setelah aplikasi disusun, oleh 5 Posyandu pada masing-masing Kecamatan. Di Surakarta ada 5 kecamatan, sehingga akan ada 25 Posyandu Pilot pada level kota.
(2) Aplikasi berbasis android dan SMS Gateway dapat dijalankan dan digunakan oleh warga paling tidak 4 bulan setelah aplikasi dikembangkan.

Tipe Konten:
(1) Aplikasi berbasis web untuk sistem manajemen pelaporan dan data dari Posyandu ke Dinas Kesehatan
(2) Aplikasi berbasis android tentang informasi kesehatan, seperti informasi titik peta Puskesmas, Posyandu serta tampilan informasi produk berbahaya dan potensi penyakit berbahaya yang tersebar pada titik-titik kelurahan
(3) SMS Gateway yang akan diopearasikan oleh Dinas Kesehatan untuk menjangkau mereka yang tidak dapat mengakses internet

Strategi Distribusi:
(1) Sosialisasi dengan melibatkan komunitas-komunitas warga tingkat kelurahan<br /> (2) Sosialisasi bersama Forum Komunikasi Kader Posyandu (FKKP) kepada kader-kader Posyandu dan masyarakat luas<br /> (3) Sosialisasi menggunakan media sosial (@pattiro_solo) dan melalui website (www.soloraya.net)<br /> (4) Sosialisasi dengan menggandeng media massa cetak<br /> <br /> (5) Dengan melakukan pendekatan dan komunikasi dengan Dinas Kesehatan (selama ini telah terjalin baik dan kami menjadi salah satu tim technical assisstant Dinas Kesehatan)<br /> (6) Melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara luas<br /> (7) Membangun kesepahaman dan meningkatkan kapasitas Kader Posyandu dalam menggunakan aplikasi yang dikembangkan

Dana yang Diminta:
Rp. 450 JutaRp. 450 Juta

Deskripsi Proyek:
Aplikasi ini dibuat dan dikembangkan untuk mendukung sistem manajemen pelaporan dan updating data kesehatan dari Posyandu ke Dinas Kesehatan. Serta sebagai upaya dalam rangka penyampaian informasi kesehatan mengenai kemungkinan keadaan darurat seperti wabah maupun penginformasian tentang produk-produk berbahaya (makanan, kosmetik, obat) belum dilakukan dengan baik dari Dinas Kesehatan kepada warga

Definisi Masalah:
(1) Mempercepat proses pelaporan dan data kesehatan dari tingkat Posyandu ke Dinas Kesehatan dan Puskesmas<br /> (2) Akurasi data kesehatan pada tingkat kota berbasis Posyandu<br /> (3) Sistem dan mekanisme penginformasian kesehatan ketika ada potensi penyakit mewabah atau situasi darurat lain kepada masyarakat maupun informasi produk-produk makanan dan obat serta kosmetik yang berbahaya dengan cepat, mudah dan murah

Cara Mengatasi:
(1) Pembuatan aplikasi pada berbasis web dalam pelaporan dan penyampaian data dari Posyandu ke Dinas Kesehatan.<br /> Dengan aplikasi ini, data selain cepat juga sudah tersusun berdasarkan kategorisasi khusus (dengan mengacu pada Standar Pelayanan Minimal/SPM Kesehatan dan kategori khusus yang dimungkinkan disusun<br /> (2) Penggunaan dan pembuatan Aplikasi Android dan SMS gateway untuk Sistem Informasi Kesehatan yang dapat digunakan oleh warga dalam mengakses informasi dan penyampaian informasi dari Dinas Kesehatan

Perkembangan Proyek