Ndeso Interconnected

133

133 - Ndeso Interconnected

Sistem informasi desa terintegrasi berbasis sms gateway. Penyebaran informasi umum maupun khusus kepada warga desa secara terpusat melalui teknologi seluler.Sistem informasi desa terintegrasi berbasis sms gateway. Penyebaran informasi umum maupun khusus kepada warga desa secara terpusat melalui teknologi seluler.

Nomor:
133

Nama Lengkap Inisiator:
Barri Pratama

Lokasi:
Klaten, Jawa Tengah

Organisasi:
KAMMI Semarang

Judul Proyek:
Ndeso Interconnected

Lama Aktivitas:
7 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Desa Binaan KAMMI Semarang (5 Desa): Ds. Rowosari, Ds. Jangli, Ds. Salam Kerep, Ds. Ngebruk, Ds. Pengkol.

Ukuran Keberhasilan:
Seluruh pengguna telepon genggam terhubung pada satu server.
Informasi dapat disebar luaskan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat itu juga.
Berkurangnya penggunaan kertas dalam penyebaran informasi kepada masyarakat.
500 KK dalam waktu 3 bulan

Tipe Konten:
sms gateway termodifikasi.

Strategi Distribusi:
-Kerjasama dengan pemerintah kota dan aparatur desa<br /> -Sosialisasi kepada warga desa penerima manfaat<br /> -Survei kebutuhan informasi publik<br /> -Pembuatan perangkat lunak (software) sms gateway<br /> -Seminar dan pelatihan aplikasi<br /> -Masa percobaan 1 Desa<br /> -Launching “Ndeso Interconnected” resmi kepada publik/ media<br /> -Pelaksaan di 5 Desa<br /> <br /> Menggunakan Bahasa Pemograman PHP dan diaplikasikan melalui perangkat seluler warga desa.

Dana yang Diminta:
Rp. 750 Juta

Deskripsi Proyek:
Sistem informasi desa terintegrasi berbasis sms gateway. Penyebaran informasi umum maupun khusus kepada warga desa secara terpusat melalui teknologi seluler.Sistem informasi desa terintegrasi berbasis sms gateway. Penyebaran informasi umum maupun khusus kepada warga desa secara terpusat melalui teknologi seluler.

Definisi Masalah:
Warga yang tidak semuanya mendapatkan informasi reminder (pengingat) ketika ada pertemuan – pertemuan rutin atau ada agenda khusus seperti pengobatan gratis, pengobatan posyandu anak – anak. Selain itu, penggunaan jaringan seluler dirasa lebih efisien saat ini dibandingkan penggunaan kertas undangan atau pengumuman di masjid.

Cara Mengatasi:
Pemanfaatan telepon genggam yang hampir di setiap kepala keluarga memilikinya minimal 1 buah, berupa sms gateway yang terkirim sesuai dengan agenda yang akan disampaikan. Informasi terpusat ini dapat dikirim secara terbatas untuk orang – orang tertentu dan bahkan umum untuk seluruh pengguna telepon seluler di suatu desa. Misalkan informasi penyuluhan gizi anak dan balita kepada ibu – ibu, maka informasi dapat dikirimkan hanya kepada keluarga yang memiliki ibu hamil dan balita.

Perkembangan Proyek