Tell Samahita

143

143 - Tell Samahita

TELL SAMAHITA adalah aplikasi smartphone yang dibuat sebagai sarana untuk mereka para korban pelecehan seksual dan kekerasan mengungkapkan apa yang dialaminya. TELL SAMAHITA menjadi sangat penting bagi korban pelecehan seksual dan kekerasan, karena tidak semua korban berani untuk mengungkapkan apa yang dialaminya. cara kerja TELL SAMAHITA adalah dengan menyediakan sarana bercerita (tanpa perlu menyebutkan nama) dan sarana penguhubung bagi para korban dengan bantuan yang mereka butuhkan, baik itu berupa teman bercerita, bantuan hukum, dan pendampingan trauma.

Nomor:
143

Nama Lengkap Inisiator:
Ressa Ria Lestari

Lokasi:
Bandung, Jawa Barat

Judul Proyek:
TELL SAMAHITA

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
para korban pelecehan seksual dan kekerasan (14-40 tahun) di Bandung dan Jakarta

Ukuran Keberhasilan:
Berhasil memberikan pendampingan bagi korban dan memecahkan masalah yang dihadapi para korban.

Tipe Konten:
Kami akan membuat aplikasi untuk smartphone bernama "Tell Samahita". aplikasi ini akan menjadi salah satu ruang bagi para korban pelecehan seksual dan kekerasan untuk bercerita atau mengungkapkan masalah yang mereka hadapi. pada aplikasi ini akan disediakan kolom untuk mereka bercerita. setelah mereka bercerita, mereka akan diberikan pilihan bantuan seperti teman, bantuan hukum, pendampingan. aplikasi ini akan terhubung secara langsung ke komputer pusat sehingga korban akan mendapat bantuan yang mereka butuhkan dengan cepat.

Strategi Distribusi:
Aplikasi akan diberikan secara gratis pada saat kegiatan sosialisasi program, dan juga dapat diakses di app market yang digunakan. program ini juga akan bekerja sama dengan komunitas-komunitas, organisasi-organisasi dan media masa dalam hal sosialisasi.<br /> <br /> Dengan memberikan sosialisasi tentang fungsi dari aplikasi ini melalui radio, jejaring sosial, koran, dan lainnya.

Dana yang Diminta:
Rp. 350 Juta

Deskripsi Proyek:
TELL SAMAHITA adalah aplikasi smartphone yang dibuat sebagai sarana untuk mereka para korban pelecehan seksual dan kekerasan mengungkapkan apa yang dialaminya. TELL SAMAHITA menjadi sangat penting bagi korban pelecehan seksual dan kekerasan, karena tidak semua korban berani untuk mengungkapkan apa yang dialaminya. cara kerja TELL SAMAHITA adalah dengan menyediakan sarana bercerita (tanpa perlu menyebutkan nama) dan sarana penguhubung bagi para korban dengan bantuan yang mereka butuhkan, baik itu berupa teman bercerita, bantuan hukum, dan pendampingan trauma.

Definisi Masalah:
1. Sulitnya untuk para korban mengakses bantuan-bantuan (seperti lembaga bantuan hukum, pendampingan, atau bahkan hanya sekedar teman curhat) yang mereka butuhkan dalam menghadapi masalah mereka.<br /> 2. Tidak adanya ruang bagi para korban mengungkapkan apa yang dialaminya.<br /> 3. kurangnya dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung kepada korban<br /> 4. selain korban, mereka yang menjadi saksi dari kasus pelecehan seksual atau kekerasan seringkali kebingungan untuk bersikap, terlebih lagi ketika orang dekta yang menjadi korban.<br /> 5. Para korban pelecehan seksual atau kekerasan yang tidak mendapatkan bantuan atau belum menyelesaikan masalahnya khususnya secara mental, memungkin untuk ia menjadi pelaku kekerasan atau pelecehan di kemudian hari nya.<br /> Maka dari itu tujuan dari proyek ini adalah untuk memberikan kemudahan bagi para korban untuk memperoleh bantuan yang mereka butuhkan.

Cara Mengatasi:
1. Memberikan ruang bagi para korban untuk bercerita tanpa merasa takut dan khawatir.<br /> 2. Memberikan akses yang lebih mudah bagi para korban untuk mendapat bantuan yang mereka butuhkan seperti teman bercerita, bantuan hukum dan pendampingan.<br /> 3. Mereka yang terlibat dalam proyek ini adalah orang-orang yang telah berpengalaman dibidangnya.<br /> 4. Para relawan akan diberikan pelatihan terlebih dahulu sebelum diperbolehkan menangani kasus.<br /> 5. Menyediakan layanan lain selain melalui aplikasi smartphone, seperti website, hotline, atau sms.<br /> 6. Cerita para korban akan ditampilkan dalam website dan aplikasi smartphone tanpa mencamtukan nama korban. Ini bertujuan untuk memberikan dukungan secara tidak langsung satu sama lain.<br /> 7. Meyakinkan para korban bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masalahnya.<br /> 8. Melakukan pendampingan yang membantu mengobati trauma yang dialami korban.<br /> 9. selain itu akan dibuka kelas atau kelompok dimana para korban dapat bercerita secara langsung.

Perkembangan Proyek