Sistem aplikasi Pemilihan Umum menggunakan Biometric berbasis Intelegent Agent

267

267 - Sistem aplikasi Pemilihan Umum menggunakan Biometric berbasis Intelegent Agent

Permasalahan didalam pemilihan umum di indonesia masih banyak dijumpai, misalnya pada saat pencoblosan Caleg (Calon Legislatif) maupun dalam perhitungan surat suara masih banyak kecurangan yang dilakukan para oknum yang tidak bertanggung jawab. Sehingga banyak masyarakat yang dirugikan dengan sistem konvensioanal KPU saat ini. Bagaimana cara untuk mengatasi permasalahan seperti ini? jawabannya dengan menggunakan teknologi mutakhir saat ini, yaitu dengan menggunakan perangkat keras dan piranti lunak sebagai sistemnya. Sistem ini juga dilengkapi dengan kecerdasan buatan yang sangat membantu dalam pengiriman data secara langsung, cepat dan akurat. Dan pengumpulan hasil serta menampilkan secara otomatis. Dengan Merealisasikan sistem ini maka KPU tidak harus membutuhkan tenaga yang banyak sehingga dapat menghemat dana anggaran yang di keluarkan untuk Kegiatan pemilihan umum di Indonesia. Dan untuk keamanan dengan Menggunakan Sistem Biometrik data akan lebih akurat dan tingkat keamanan data lebih tinggi, sistem ini dapat di terapkan pada Mobile

Nomor:
267

Nama Lengkap Inisiator:
Moh Agung Hadi Wijaya

Lokasi:
Desa Putih, Kediri

Judul Proyek:
Sistem aplikasi Pemilihan Umum menggunakan Biometric berbasis Intelegent Agent

Lama Aktivitas:
12 Bulan

Target Pengguna / Penerima Manfaat:
Masyarakat berumur genap 17 tahun atau Lebih

Ukuran Keberhasilan:
Pengukuran keberhasilan sistem ini dengan uji coba simulasi pemilihan umum di kota Malang dengan sample lebih dari 1000 pemilih dari tiap daerah yang mempunyai jarak jauh maupun dekat dari server sistem dan jika berhasil maka akan ditetapkan sebagai cara/metode terbaru dalam Pemilihan umum di Indonesia.

Tipe Konten:
Aplikasi Berbasis PC maupun Mobile yang compatible dengan Android.

Strategi Distribusi:
Bekerjasama dengan Lembaga Pemerintahan terkait sistem aplikasi yang akan dibuat, contohnya KPU kota malang, Pemerintahan Kota malang, serta pihak lain yang mendukung ide ini.<br /> <br /> Target hanya perlu menscan sidik jari pada gambar CALEG(Calon Legislatif) dan menerima data hasil rekapitulasi yang akan di siarkan secara otomatis

Dana yang Diminta:
Rp. 300 Juta

Deskripsi Proyek:
Permasalahan didalam pemilihan umum di indonesia masih banyak dijumpai, misalnya pada saat pencoblosan Caleg (Calon Legislatif) maupun dalam perhitungan surat suara masih banyak kecurangan yang dilakukan para oknum yang tidak bertanggung jawab. Sehingga banyak masyarakat yang dirugikan dengan sistem konvensioanal KPU saat ini. Bagaimana cara untuk mengatasi permasalahan seperti ini? jawabannya dengan menggunakan teknologi mutakhir saat ini, yaitu dengan menggunakan perangkat keras dan piranti lunak sebagai sistemnya. Sistem ini juga dilengkapi dengan kecerdasan buatan yang sangat membantu dalam pengiriman data secara langsung, cepat dan akurat. Dan pengumpulan hasil serta menampilkan secara otomatis. Dengan Merealisasikan sistem ini maka KPU tidak harus membutuhkan tenaga yang banyak sehingga dapat menghemat dana anggaran yang di keluarkan untuk Kegiatan pemilihan umum di Indonesia. Dan untuk keamanan dengan Menggunakan Sistem Biometrik data akan lebih akurat dan tingkat keamanan data lebih tinggi, sistem ini dapat di terapkan pada Mobile

Definisi Masalah:
Lamanya proses pemilihan umum, pengumpulan surat suara serta perhitungan hasil pemilihan.

Cara Mengatasi:
Pemilihan umum saat ini sangat ribet dalam proses pengumpulan dan perhitungan surat suara, untuk memperingan kinerja panitia KPU maka perlu di buatkan sistem cerdas yang terkomputerisasi sehingga lebih efisien dan efektif.

Perkembangan Proyek