Sempugi Ringtone dan Wallpaper - Mentoring 26 Agustus 2014



Laporan Mentor Idaman Andarmosoko 26 Agustus 2014

  1. Tentang Laporan ini: Laporan ini adalah laporan dari idaman andarmosoko selaku mentor cipta media seluler untuk proyek Sempugi. Laporan ini mencakup hal-hal yang berlangsung sampai pada bulan agustus 2014.
  2. Pertemuan: Pertemuan mentor pertama dilakukan pada tanggal 21 Juli 2014, jam 19.00, dihadiri oleh penanggung jawab proyek Sempugi Andi Munawar rahmat, mentor Roedy Rustam, mentor Idaman andarmosoko, dan Siska doviana dari Wikimedia Indonesia
  3. Penjelasan Mentoring: Pada pertemuan itu pihak wikimedia Indonesia menjelaskan tentang mekanisme mentoring
  4. Penjelasan Pendekatan Proyek Sempugi Idaman menjelaskan beberapa saran pendekatan proyek sempugi, saran tersebut pada dasarnya sejalan dengan butir butir teknis pada surat menyurat antara sempugi dengan wikimedia indonesia. Penjelasan saran arah proyek sempugi ini dapat diringkas pada butir-butir berikut (butir 5 sampai dengan butir 7). Disertai ragaan diagram pada lampiran.
  5. (Penjelasan) Arah cipta media: Dalam suatu proyek, biasanya ada kegiatan, dan kegiatan ini akan menghasilkan produk atau event. Dalam kasus Sempugi misalnya ring-tone dan wall paper adalah produk. Produk atau event ini lebih jauh diharapkan menjadi alat untuk memicu perubahan pada masyarakat atau komunitas. Cipta media ingin bahwa proyek-proyek yang didanai diarahkan lebih dari sekedar menghasilkan produk namun membawa produk itu ke arah perubahan masyarakat/komunitas

330px-Agustus_26_2014_CIMB_Sempugi_mentor_aug_2014_Idaman_1

  1. (Penjelasan) Menempatkan kerja budaya: Karena sempugi bertitik tolak dari masalah revitalisasi kesenian tradisional yang merupakan bagian dari budaya setempat maka disarankan memandang kerja budaya seperti digambarkan pada ragaan 2, dengan penjelasan sebagai berikut
  2. Persoalan budaya bisa dipandang dari artefak maupun prakteknya (E1, E2 pada gambar). Praktek dan artefak mempunyai interaksi timbal-balik, praktek memproduksi artefak, namun juga praktek menggunakan artefak.
  3. E4,E5,E6: Salah satu dari artefak kebudayaan adalah produk-produk seni, di antaranya produk seni yang bisa di foto (visual) dan produk seni musik. Kedua produk ini merupakan artefak yang cukup ringkas untuk dimuat di telpon seluler.Maka dari itu, bentuk-bentuk tersebut diambil sebagai ringtone dan wallpaper untuk seluler.
  4. E7-E8: Praktek kebudayaan (antara lain) bisa dipandang sebagai interaksi antara pelaku kesenian dengan pemirsanya. Interaksi itu terjadi di ruang ruang sosial (E9,E10,E11) maupun ruang ekonomi (E12,E13,E14). E14:contoh ekonomi jasa kesenian adalah misalnya ketika seorang penari tradisional dibayar untuk menjadi penari latar pada acara komersial, atau seorang pemusik dibayar untuk menciptakan lagu untuk iklan.
  5. Ada interaksi kuat antara ruang sosial dan ruang ekonomi, misalnya pelaku kesenian yang terkenal dan pengalaman ditanggap di perhelatan sosial, akan bisa terkenal sehingga punya modal reputasi untuk ke masuk juga ke ruang ekonomi
  6. Disarankan proyek Sempugi juga menginteraksi ruang praktek kebudayaan ini.
  7. E15: Seluler adalah bagian dari keseharian hidup masyarakat, bagian dari ruang interaksi praktek kebudayaan

360px-Agustus_26_2014_CIMB_Sempugi_mentor_aug_2014_Idaman_2

  1. Usulan logika program kerja ringtone sempugi: Berdasarkan jabaran pada point 1, dan 2, dan sejalan dengan butir butir komunikasi email tentang detail proposal yang sudah ada. Maka dapat digambarkan bahwa arah logika program sempugi adalah sebagai berikut sesuai gambar ragaan 3:
  2. TA1: Tujuan akhir dari program ini adalah bahwa (bagian-bagian dari ) kesenian tradisional di sulawesi mengalami revitalisasi, hidup kembali.
  3. C01: Tingkat awal capaian program ini adalah bahwa ada (tersedia) beberapa karya-karya seni tradisional dalam format portable, bisa dinikmati di seluler.
  4. C02,C03: Materi yang sudah ada perlu diupayakan agar dapat beredar dan dapat diakses.
  5. C04-C09, adalah capaian yang akan diakibatkan oleh ketersediaan materi yang beredar dan dapat diakses.
  6. C06-K15: Salah satu contoh perubahan adalah ada masyarakat yang berminat menjelajahi pengetahuan tentang materi seni tradisional, seperti misalnya ingin tahu makna, sejarah, riwayat pengarang, bagaimana tradisi itu dipakai, dsb. Untuk mengakomodir hal seperti ini misalnya disarankan dibuat cantuman wikipedia tentang berbagai materi kesenian ini.
  7. K1-KX, tiap kegiatan yang dilakukan adalah untuk meraih capaian-capaian yang dirinci di aras capaian.
  8. Program Sempugi diharapkan mencakup capaian2 tersebut sekalipun terbatas.

360px-Agustus_26_2014_CIMB_Sempugi_mentor_aug_2014_Idaman_3

  1. Butir butir lain dalam pertemuan
  2. Pada dapat dibahas mengenai berbagai kemungkinan cara untuk penyebar-luasan,dan pencapaian perubahan. Kemungkinan cara penyebar luasan antara lain adalah lewat gerai seluler, media komunitas, website, dsb.
  3. Pada pertemuan ini juga dibahas tentang kemungkinan adanya manfaat tak langsung atau manfaat non finansial yang didapat oleh para pelaku seni dengan terlibat pada proyek sempugi.
  4. Hal-hal teknis seperti acara-acara yang akan digunakan untuk penyebar luasan, teknis ukuran file wallpaper, dsb akan dirumuskan lebih rinci dalam implementasi program
  5. Mentor Sempugi Roedy Rustam dan penanggung jawab proyek Sempugi Andi Munawar Rahmat menyatakan memahami arahan tersebut dan menyatakan pertemuan mentoring tersebut bermanfaat.
  6. Pasca pertemuan
  7. Sempugi telah mengirimkan presentasi berjudul strategi pencapaian proyek, dan strategi ini sudah sangat memadai.
  8. Telah terjadi komunikasi elektronik (via gmail) membahas hal-hal teknis tentang Sempugi
  9. Hal yang dibahas pada komunikasi tersebut antara lain, adalah tentang finalisasi anggaran, dan tentang kemungkinan memanfaatkan mobile-apps di masa depan.
  10. Posisi terakhir adalah bahwa skema dan anggaran Sempugi pada substansinya sudah OK untuk dijalankan
Tags: