Banyak tulisan mengenai bagaimana pers bekerja di Indonesia namun belum ada film tentang media di negara ini. Media di Indonesia terlalu sibuk membuat liputan tentang hal yang lain dan lupa napak tilas apa yang terjadi pada media itu sendiri terlepas dari kepentingan lain. Untuk mengingatkannya Ucu Agustin melepas film dokumenter dengan tujuan bahwa media harus sadar kewajiban utamanya membela membela kepentingan publik dibandingkan keuntungan perusahaan atau pemilik. Ini karena frekuensi yang mereka gunakan adalah frekuensi publik yang merupakan sumberdaya terbatas.
Aliansi Demokrasi untuk Papua (ALDP) sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dengan misi advokasi didaulat sebagai penerima hibah paling produktif dengan 531 tulisan mengenai Papua.
Gerah mendengarkan media arus utama yang berisi pesan yang tidak berhubungan dengan masyarakat lokal Media Komunitas Angkringan di Yogyakarta yang sebelumnya memberdayakan masyarakat akar rumput melalui radio komunitas (rakom), kini memperkuat masyarakat dengan pertukaran informasi via telpon genggam
Upaya pengumpulan data pemantauan pemberitaan tentang Syariat Islam oleh media lokal Aceh yang diiringi dengan diskusi terbatas seputar etika pemberitaan serta penghargaan kepada jurnalis dan media mendapatkan banyak publikasi dan perbincangan di Aceh.
Paham sentralisme dalam ruang-ruang redaksi media massa memunculkan wacana publik yang melulu menyangkut ‘Jakarta’ dan memberikan definisi cacat atas hal penting dan layak untuk disampaikan ke publik. Upaya mempublikasikan peristiwa dan dinamika lokal membawa LenteraTimur.com pada Cipta Media Bersama.
Sebagai pemantau konten video game satu satunya di Indonesia yang berasal dari Bandung, komunitas ini mengusung upaya pemantauan video games, menganalisisnya, memberi label (rating), serta mempublikasikan hasilnya, suatu bentuk literasi mengenai video game yang sebelumnya tidak ada di Indonesia.
Cipta Media Bersama adalah hibah terbuka yang mengajak individu atau organisasi memunculkan ide baru dan segar dalam praktek bermedia yang mampu membuat perbaikan media di Indonesia. Hibah terbuka ini menyediakan dukungan sebesar satu juta dolar AS bagi inisiatif-inisiatif yang dapat menjadi contoh praktek terbaik dalam kebhinekaan, kesetaraan, kebebasan dan etika bermedia.
The blog owner requires users to be logged in to be able to vote for this post.
Alternatively, if you do not have an account yet you can create one here.
Powered by Vote It Up